Sulbar Genjot 1.000 UMKM Baru, Wagub Dorong Perbankan Buka Akses Modal

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 18:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLEWALI MANDAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus menunjukkan keseriusannya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Program penciptaan seribu UMKM baru menjadi prioritas Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang kali ini diwujudkan lewat diskusi bisnis bertema “Peran Perbankan dalam Penciptaan Seribu UMKM di Sulawesi Barat.”

Kegiatan yang digelar pada Kamis (25/9/2025) di Aula Kantor Bupati Polewali Mandar ini dihadiri Wakil Gubernur Sulbar, Salim S Mengga, Wakil Bupati Polewali Mandar, tenaga ahli, hingga para pelaku UMKM. Forum ini mempertemukan pemerintah, perbankan, dan pengusaha kecil untuk mencari solusi konkrit terkait akses permodalan, pendampingan usaha, serta inovasi produk keuangan bagi UMKM.

Panitia pelaksana, Sutarjo Tui, menegaskan bahwa forum ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat ekosistem UMKM di Sulbar. “Kami ingin menghadirkan ruang dialog produktif agar ada kesepahaman bersama membangun UMKM, mulai dari pembiayaan, pelatihan, hingga pemasaran,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Wagub Salim S Mengga menekankan bahwa UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Selain menyerap tenaga kerja, UMKM juga menjadi solusi pengentasan kemiskinan. “UMKM bukan sekadar usaha kecil, tapi penggerak ekonomi daerah. Dengan dukungan lintas sektor, saya percaya UMKM kita akan tumbuh kuat dan mandiri,” tegasnya.

Salim juga menyoroti pentingnya peran lembaga keuangan, khususnya Bank Sulselbar, untuk membuka akses modal yang lebih inklusif. Ia meminta stigma sulitnya berhubungan dengan bank dihilangkan. “Hilangkan kesan bahwa bank itu susah. Perbankan harus membimbing masyarakat agar mudah mendapatkan modal sekaligus mampu mengelola keuangan dengan baik,” pungkasnya.

Selain permodalan, Wagub juga mengingatkan soal kondisi pasar tradisional yang dinilainya masih memprihatinkan. Banyak pelaku usaha kecil disebut berjuang keras bertahan hidup di tengah tantangan. “Pasar-pasar tradisional kita masih menyedihkan. Ini tugas kita bersama untuk mencari jalan keluar agar pasar kembali hidup, UMKM bangkit, dan kesejahteraan masyarakat benar-benar dirasakan,” tutupnya.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru