Sulbar Tingkatkan Ketangguhan Bencana, Gubernur SDK: ‘Mitigasi Harus Jadi Budaya Masyarakat

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majene – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK) mengapresiasi semua pihak yang terlibat dalam simulasi penanganan bencana yang digelar di Stadion Gelora Mandar, Rabu (28/5/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian apel kesiapsiagaan dalam rangka peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana, dimana sejumlah unsur terlibat dalam kegiatan ini. Mulai dari TNI, Polri, BPBD dari berbagai kabupaten, hingga masyarakat sipil.

SDK menjelaskan, tugas kemanusiaan seperti penanggulangan bencana adalah panggilan hati. “Teruslah berjuang orang-orang yang memiliki hati, digerakkan penanggulangan bencana adalah orang-orang yang istimewa,” katanya.

SDK menuturkan, ada pribadi-pribadi yang memang memiliki naluri untuk membantu sesama. Karakter seperti ini, kata dia, harus terus ditanamkan dalam kehidupan masyarakat.

“Kalau pribadi-pribadi seperti ini, mental kepribadian karakter seperti ini mampu kita tumbuhkan di kalangan kita, saya yakin seberat apa pun itu bencana, bisa kita hadapi,” ujarnya.

SDK juga mengingatkan bahwa Sulawesi Barat merupakan salah satu wilayah dengan potensi bencana tinggi seperti gempa dan banjir. Karena itu, kesadaran mitigasi bencana harus menjadi bagian penting dari kesiapan bersama.

“Yaitu kesiapsiagaan kita dalam menghilangkan kepanikan dan keputusasaan apabila bencana melanda kita,” ucapnya.

Lebih jauh, SDK berharap momen Hari Kesiapsiagaan Bencana bisa membangkitkan kesadaran masyarakat untuk lebih waspada. Ia menilai langkah preventif harus terus digalakkan agar masyarakat semakin tangguh dalam menghadapi situasi darurat.

“Kami juga harapkan dapat mewujudkan ketangguhan dalam menghadapi bencana hingga akhirnya menjadi budaya yang tersistem dalam struktur kehidupan masyarakat, pemerintah kita,” katanya.

Menurutnya, perubahan pola pikir masyarakat juga sangat dibutuhkan agar penanganan bencana tak hanya dianggap sebagai urusan pemerintah semata.

“Dengan kegiatan ini diharapkan akan mengubah paradigma yang terjadi saat ini bahwa urusan bencana hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, sedangkan yang semestinya dalam kebencanaan tanggung jawab bersama,” pungkasnya.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru