MAMUJU – Pemerintah Kabupaten Mamuju kembali mencatat sejumlah capaian pembangunan yang membanggakan. Di hadapan Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, para kepala daerah, serta unsur Forkopimda, Bupati Mamuju, Sitti Sutinah Suhardi, memaparkan berbagai progres program prioritas daerah dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulbar, Kamis (18/6/2026).
Dalam paparannya, Sutinah menyoroti keberhasilan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional. Hingga Semester I Tahun 2026, program tersebut telah menjangkau 74.715 penerima manfaat yang terdiri dari 60.729 siswa dan 6.584 tenaga pendidik di Kabupaten Mamuju.
Menurut Sutinah, capaian MBG untuk kelompok siswa telah mencapai 95,63 persen. Untuk memastikan program berjalan optimal, Pemkab Mamuju telah membentuk Satuan Tugas MBG melalui Keputusan Bupati Nomor 394 Tahun 2025 serta memperkuat sistem pengawasan berbasis digital guna memantau rantai pasok dan kualitas standar gizi makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.
Selain MBG, Pemkab Mamuju juga melaporkan perkembangan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Dari target pembangunan sebanyak 101 koperasi, sebanyak 21 unit telah selesai dibangun, 69 unit masih dalam tahap pengerjaan, sementara 11 unit lainnya masih dalam proses realisasi.
Di sektor pengentasan kemiskinan, Pemerintah Kabupaten Mamuju mengalokasikan anggaran sebesar Rp363,56 miliar pada Tahun 2026 yang tersebar di 25 perangkat daerah dan tujuh kecamatan. Kebijakan tersebut menunjukkan hasil positif dengan menurunnya angka kemiskinan dari 7,15 persen pada Tahun 2024 menjadi 6,99 persen.
Pada bidang pendidikan, Sutinah juga memaparkan perkembangan Program Sekolah Rakyat. Program yang sebelumnya dirintis di Balai Latihan Kerja (BLK) Kalukku kini telah terintegrasi dengan Sekolah Rakyat Provinsi Sulawesi Barat yang berlokasi di Kecamatan Simboro. Program tersebut ditargetkan mampu menampung hingga 270 siswa mulai dari jenjang SD, SMP hingga SMA.
Sementara itu, capaian sektor kesehatan juga menunjukkan tren positif. Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Mamuju telah mencapai 98 persen dengan tingkat keaktifan peserta sebesar 86,49 persen. Capaian tersebut mengantarkan Kabupaten Mamuju meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Award kategori Madya selama empat tahun berturut-turut.
Tak kalah membanggakan, program Jemput Bola UMKM (Jebol UMKM) berhasil melampaui target pelayanan perizinan usaha.
Hingga Triwulan I Tahun 2026, sebanyak 906 Nomor Induk Berusaha (NIB) telah diterbitkan, melebihi target awal sebanyak 750 izin usaha.
Selain itu, penyaluran Bantuan Cadangan Pangan Pemerintah Pusat kepada 25.473 keluarga rawan pangan juga telah terealisasi sebesar 81,96 persen hingga Juni 2026.
Bupati Sutinah menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Mamuju dalam mendukung program prioritas nasional sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap sinergi antara pemerintah pusat, provinsi dan daerah terus diperkuat agar pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh masyarakat Mamuju.










