Kasus DBD di Mamuju Meningkat 100 Persen

- Jurnalis

Kamis, 20 Oktober 2022 - 08:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Kasus demam berdarah (DBD) di Kabupaten Mamuju meningkat derastis, berdasarkan catatan Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju per 20 Oktober 2022. Kasus DBD tercatat 162 kasus, melampaui kasus tahun lalu dibawah 100 kasus.

Berdasarkan data itu, Kecamatan Mamuju (102 kasus) dan Simboro (41 kasus) tercatat sebagai penyumbang kasus DBB terbanyak. Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju pun mulai me-warning kasus DBD di Mamuju.

“Ini sudah warning karena kasusnya setiap hari ada, tahun lalu (kasus DBD) kurang dari 100, tapi tahun ini meningkat 100 persen diangkah 162 kasus. Tadi ada dari pasar baru dan pasar lama dua,” kata Alamsyah Thamrin, Kepala Bidang, Pencegahan dan pengendalian penyakit (P2P) Dinkes Kabupaten Mamuju, di Kantornya, Kamis, (20/10/22).

Menurut Alamsyah, peningkatan kasus DBD dipengaruhi buruknya lingkungan dan pola hidup masyarakat. Hal itu terlihat dari data kasus yang muncul, dimana terdapat banyaknya sarang nyamuk untuk menetaskan telurnya.

“Selain perubahan cuaca, salah satu faktor karena kebersihan lingkungan tidak dijaga, induknya mati tapi telurnya masih ada yang dibawah air kemudian berkembang jadi nyamuk dewasa,” terang Alamsyah.

Untuk hal itu, Alamsyah menuturkan, jika fogging (pengasapan) hanya sebatas mencegah sementara, dikarenakan fogging hanya membunuh indukan nyamuk (aedes aegypti) tetapi tidak memutus rantai penyebab DBD.

Ia menyebut jika berkembang nyamuk akibat DBD harus diputus melalui proses 3M (Menguras tempat penampungan air, Mengubur barang bekas, Menutup tempat penampungan air) dan meningkatkan kesadaran lingkungan.

“Fogging itu bukan solusi untuk mencegah DBD, karena hanya membunuh aedes aegypti saja. Induknya mati tetapi telurnya ini berkembang, karena setiap telur nyamuk menetas itu bisa 200 sampai 500 ekor,” terangnya.

Menurut Alamsyah, saat ini Dinas kesehatan masih terus melakukan edukasi pada masyarakat. Meski begitu belum ada surat edaran yang dikeluarkan.

“Kita sudah laporkan ke Bupati, saat ini kita masih melakukan edukasi pada masyarakat. Yang paling perlu selain dari tindakan pemerintah, juga kesadaran dari masyarakat mengelola lingkungannya,” Pungkasnya.

Berdasarkan data per-kecamatan kasus DBD per 20 Oktober 2022 di Kabupaten Mamuju, hanya tiga wilayah yang mencatat nol kasus yakni, Tappalang Barat, Papalang, dan Bala-balakang
Berikut datanya :

Mamuju 102 kasus
Simboro 41 kasus
Kalumpang 5 kasus
Tappalang 4 kasus
Kalukku 4 kasus
Sampaga 2 kasus
Tommo 2 kasus
Bonehau 2 kasus

Berita Terkait

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan
Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri
Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident
Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov
Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan
Tiga Pelaku Judi Kiu-Kiu Diciduk di Campaloga, Polisi Sita Uang dan Kartu Domino
Masyarakat Nikmati Aktivitas di Malam Minggu, Polisi Mamuju Siaga di Persimpangan Jalan
Kapolres Metro Depok Pimpin Apel Siaga Jelang Aksi Unjuk Rasa
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 20:32 WIB

Gelar Apel Siaga Tanggap Darurat Karhutlah, Kapolresta Mamuju : Lakukan Himbauan Dan Penegakan Hukum Kepada Pembakar Lahan

Selasa, 1 September 2026 - 20:42 WIB

Rayakan HUT Polwan ke-78, Kapolresta Mamuju Beri Apresiasi untuk Srikandi Polri

Selasa, 1 September 2026 - 19:54 WIB

Pengaturan Arus Lalin Dalam Kota Hingga Malam Hari, Kapolresta Mamuju : Wujudkan Zero Accident

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WIB

Admin Pemukiman Setan Ditangkap Terkait Konten Bom Molotov

Selasa, 1 September 2026 - 18:04 WIB

Admin Akun Pemukiman Setan Diciduk Polisi, Diduga Sebarkan Konten Ajakan Kekerasan

Berita Terbaru

Advertorial

Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:26 WIB