APBD Sulbar 2026 Anjlok Rp300 Miliar, Suhardi Duka:Kita Mau Apa Kalau Uang Tidak Ada

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat menggelar rapat paripurna penting terkait penyempurnaan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yakni Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024 dan Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2025.

Rapat tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan serta penjelasan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, mengenai nota keuangan dan Ranperda APBD Tahun Anggaran 2026.

Dalam paparannya, Suhardi Duka mengungkapkan adanya penurunan drastis pada rencana APBD 2026. Anggaran yang semula direncanakan sebesar Rp2,1 triliun, harus terkoreksi menjadi hanya sekitar Rp1,6 hingga Rp1,7 triliun. Artinya, terdapat selisih kekurangan lebih dari Rp300 miliar yang dinilai akan sangat berdampak pada program pembangunan di daerah.

“Dengan kebijakan pusat yang tidak lagi memberikan DAK fisik, pengurangan DAU 16,5 persen, dan DBH 74,6 persen, memang berat bagi daerah. Pasti tidak ada lagi banyak program pembangunan yang bisa kita jalankan, karena memang tidak ada uang,” tegas Suhardi Duka, Senin (9/9/2025).

Ia menambahkan, keterbatasan fiskal ini membuat program prioritas seperti pembangunan jalan, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan pendidikan berpotensi tidak berjalan maksimal. Pasalnya, kemampuan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sulbar hanya berkisar Rp600 miliar, jauh dari cukup untuk menutupi kekurangan.

“Daerah ini sangat bergantung pada transfer dana pusat. Namun ternyata, transfer dana pusat justru berkurang sekitar 25 persen. Situasi ini membuat fiskal daerah semakin menantang,” ungkapnya.

Dengan kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Sulbar dituntut menyusun strategi pengelolaan anggaran yang tetap berpihak pada masyarakat, meski harus berhadapan dengan keterbatasan yang signifikan.

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Divisi Hukum Polri Asistensi Sisdivkum dan JDIH di Polresta Mamuju

Senin, 8 Jun 2026 - 15:45 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Tingkatkan Kinerja, Jaga Kepercayaan Publik

Senin, 8 Jun 2026 - 08:23 WIB