Fiskal Sulbar Tertekan, Junda Maulana Tegaskan Perencanaan Jadi Kunci Hadapi APBD 2026

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Provinsi Sulawesi Barat, Junda Maulana, menegaskan bahwa perencanaan strategis menjadi kunci utama menghadapi tantangan fiskal daerah yang semakin berat. Hal itu ia sampaikan saat menghadiri rapat paripurna DPRD Sulbar di Gedung DPRD, Selasa (9/9/2025) malam.

Rapat tersebut membahas penyerahan surat keputusan pimpinan DPRD tentang penyempurnaan dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), yakni Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 dan Ranperda Perubahan APBD 2025. Agenda ini juga dirangkaikan dengan penyerahan serta penjelasan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, mengenai nota keuangan dan Ranperda APBD 2026.

Menurut Junda Maulana, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk kehilangan arah. Justru, kondisi ini menjadi momentum bagi Bapperida untuk memastikan setiap rupiah dalam APBD 2026 dialokasikan pada program prioritas yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Situasi fiskal yang dihadapi saat ini memang sangat menantang, namun bukan berarti kita kehilangan arah. Justru dalam kondisi seperti inilah peran perencanaan menjadi semakin krusial,” tegas Junda.

Ia menambahkan, dengan semangat gotong royong dan perencanaan yang matang, pembangunan di Sulbar tetap bisa berjalan sesuai visi Sulbar Maju dan Sejahtera.

Sementara itu, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, memaparkan bahwa rencana APBD 2026 akan mengalami penurunan signifikan dari Rp2,1 triliun menjadi sekitar Rp1,6–1,7 triliun. Penurunan ini, jelasnya, merupakan dampak dari kebijakan pemerintah pusat yang tidak lagi memberikan Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik, pengurangan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 16,5 persen, serta Dana Bagi Hasil (DBH) yang terpangkas hingga 74,6 persen.

“PAD kita hanya kisaran Rp600 miliar. Kita maunya bikin jalan, pengentasan kemiskinan, peningkatan pendidikan, tapi kalau uang tidak ada, mau apa?” kata Suhardi.

Dengan kondisi fiskal yang semakin terbatas, kolaborasi antara DPRD, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), dan Bapperida menjadi fondasi penting agar arah pembangunan tetap terjaga. Perencanaan strategis dan sinergis diyakini akan menentukan kemampuan Sulbar menghadapi tekanan fiskal demi kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Divisi Hukum Polri Asistensi Sisdivkum dan JDIH di Polresta Mamuju

Senin, 8 Jun 2026 - 15:45 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Tingkatkan Kinerja, Jaga Kepercayaan Publik

Senin, 8 Jun 2026 - 08:23 WIB