Inspektorat Sulbar Kawal Ketat Penyaluran Bibit Kakao 2025 di Polman

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 16:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) turun langsung melakukan monitoring penyaluran bantuan pertanian berupa bibit kakao dan pupuk di Kabupaten Polewali Mandar, Selasa (9/9/2025). Langkah ini dilakukan guna memastikan program bantuan tahun 2025 tepat sasaran dan benar-benar memberi manfaat bagi petani.

Monitoring ini merupakan atensi langsung dari Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), dan Wakil Gubernur, Salim S Mengga, agar setiap bantuan pemerintah bisa dirasakan masyarakat tanpa kendala.

Dalam peninjauan lapangan, Inspektorat mencatat ada lima kelompok tani penerima bantuan dengan total 2.450–3.485 bibit kakao dan 86 botol pupuk untuk masing-masing kelompok. Dari hasil monitoring, tiga kelompok sudah menerima bantuan penuh, sementara dua kelompok lainnya masih menunggu sisa bibit yang belum disalurkan.

Kondisi bibit yang diterima kelompok tani umumnya baik dan saat ini sedang menjalani masa karantina selama 2–3 minggu sebelum dibagikan ke anggota sesuai luas lahan. Untuk pupuk, penyaluran sudah mencapai 100 persen, namun bantuan dolomit masih belum terealisasi.

Irban Wilayah III Inspektorat Sulbar, Andi Nurlianti, menegaskan pentingnya pengawasan dalam setiap proses penyaluran.

“Monitoring ini bukan hanya memastikan jumlah bibit dan pupuk yang tersalurkan, tetapi juga menjaga kualitas agar benar-benar bermanfaat bagi petani. Inspektorat berkomitmen mengawal program ini supaya tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat,” tegasnya.

Pejabat Dinas Perkebunan Sulbar yang turut mendampingi monitoring menyatakan akan segera menindaklanjuti kekurangan bibit pada beberapa kelompok.

Senada, Kepala Inspektorat Daerah Sulbar, M. Natsir, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendorong tata kelola sektor pertanian yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Inspektorat hadir untuk memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat. Melalui monitoring ini, kami ingin memperkuat kepercayaan petani terhadap program pemerintah,” ungkap Natsir.

Lebih jauh, ia berharap bantuan ini dapat meningkatkan produktivitas kakao sebagai komoditas unggulan Sulbar sekaligus mendongkrak kesejahteraan petani dan perekonomian daerah.

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Divisi Hukum Polri Asistensi Sisdivkum dan JDIH di Polresta Mamuju

Senin, 8 Jun 2026 - 15:45 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Tingkatkan Kinerja, Jaga Kepercayaan Publik

Senin, 8 Jun 2026 - 08:23 WIB