RSUD Sulbar Gelar Penyuluhan Mental Health di Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 08:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Dalam rangka memperingati World Suicide Prevention Day atau Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia yang jatuh setiap 10 September, Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) bersama Psikolog Klinis RSUD Provinsi Sulawesi Barat menggelar penyuluhan kesehatan mental bagi pengunjung rawat jalan. Kegiatan ini berlangsung di depan ruang tunggu pendaftaran RSUD Sulbar, Rabu (10/9/2025).

Penyuluhan tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga kesehatan mental, berani mencari bantuan saat menghadapi masalah, sekaligus menghapus stigma negatif seputar isu bunuh diri. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk peduli, saling mendukung, serta tidak ragu berbicara terbuka mengenai kondisi mental.

Psikolog Klinis RSUD Sulbar, Andi Budhy Rakhmat, dalam pemaparannya menegaskan bahwa bunuh diri adalah fenomena kompleks yang dipengaruhi faktor psikologis, sosial, hingga biologis.

“Tidak ada satu penyebab tunggal yang membuat seseorang memutuskan mengakhiri hidupnya. Namun risiko bunuh diri dapat ditekan melalui deteksi dini, dukungan emosional, dan akses bantuan profesional,” jelasnya.

Budhy juga menguraikan pentingnya deteksi dini lewat identifikasi tanda awal, intervensi cepat, penggunaan alat screening, hingga meminimalisir akses terhadap hal-hal berbahaya. Menurutnya, ide bunuh diri sering kali bersifat sementara sehingga perlu respons serius dari keluarga, teman, komunitas, maupun tenaga kesehatan.

Pengunjung rawat jalan tampak antusias mengikuti sesi penyuluhan dan tanya jawab interaktif. Mereka mendapat pemahaman tentang tanda-tanda peringatan risiko bunuh diri, pentingnya komunikasi terbuka, serta peran dukungan sosial dalam mencegah kasus tersebut.

Direktur RSUD Sulbar, dr. Marintani Erna Dochri, menekankan bahwa kesehatan mental merupakan bagian vital dari pembangunan SDM.

“Dengan semangat memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia, kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan mental dan saling peduli, karena setiap kehidupan sangat berharga,” tegasnya.

Kegiatan ini sejalan dengan misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yaitu Membangun SDM Unggul dan Berkarakter. RSUD Sulbar berharap penyuluhan ini menjadi kontribusi nyata dalam mencetak generasi yang sehat, tangguh, serta siap menghadapi tantangan kehidupan.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru