Jakarta – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dengan menghadiri sosialisasi kebijakan Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) serta pemutakhiran data Dapodik Tahun 2025. Kegiatan ini digelar Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah di Atria Hotel Gading Serpong, Tangerang, pada 9–12 September 2025.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Sulbar, Mohammad Ali Chandra, yang diwakili Sekretaris Dinas, Hj. Nurhalia, menyampaikan bahwa agenda ini menjadi langkah penting dalam menyamakan pemahaman terkait kebijakan terbaru BOSP serta mekanisme pemutakhiran Dapodik.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan sosialisasi ini. Kegiatan ini penting agar seluruh pelaku pendidikan memahami pemanfaatan platform data kinerja pendidikan, mekanisme penyaluran bantuan, serta pemutakhiran Dapodik yang akurat,” ujar Hj. Nurhalia.
Menurutnya, kehadiran Disdikbud Sulbar dalam forum nasional ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat efektivitas penyaluran dana pendidikan sekaligus memastikan validitas data pendidikan di daerah. Data yang mutakhir dan akurat akan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan pemerintah pusat maupun daerah.
Lebih lanjut, Hj. Nurhalia menegaskan bahwa Disdikbud Sulbar akan terus memperkuat koordinasi dengan Kementerian Pendidikan, khususnya Ditjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen, sehingga seluruh satuan pendidikan di Sulbar dapat mengimplementasikan kebijakan BOSP dan Dapodik sesuai aturan.
Dengan dukungan kepemimpinan daerah, yakni Suhardi Duka dan Salim S. Mengga, Disdikbud Sulbar optimistis pengelolaan pendidikan akan semakin transparan, efektif, dan berdaya saing. Hal ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kualitas pendidikan di Sulawesi Barat sejalan dengan arah pembangunan pendidikan nasional.










