Hadapi Defisit APBD, Gubernur Sulbar Andalkan Kerja Sama dengan Pusat untuk Genjot Pembangunan

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 21:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Gubernur Sulbar, Suhardi Duka terus berupaya dan berkomitmen untuk menggenjot pembangunan melalui kebijakan efisiensi anggaran, dengan memfokuskan APBD 2025 untuk kesejahteraan rakyat dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Upaya itu akan diwujudkan dengan penyesuaian kebijakan fiskal, fokus pada program prioritas seperti infrastruktur dan UMKM, serta mendorong sinergi antar-OPD untuk memastikan setiap rupiah anggaran memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan Sosialisasi Petunjuk Teknis (Juknis) Bantuan Keuangan Khusus (BKK) tambahan penghasilan Kepala Desa, Sekretaris Desa, Kaur dan Kasi Desa tahun Anggaran 2025, di Marasa Corner Kompleks Kantor Gubernur Sulbar pada, Kami 11 September 2025.

“Pemprov Sulbar kekurangan Rp300 miliar lebih. Hanya gaji dengan tunjangan, sulit lagi kita membangun. Tapi saya sebagai gubernur, saya berupaya semaksimal mungkin untuk daerah ini tetap dibangun walaupun bukan lewat APBD,” ujar Suhardi Duka.

Ditengah kondisi fiskal yang terjadi saat ini, Gubernur, Suhardi Duka menekankan bahwa pihaknya akan terus menggenjot pembangunan infrastruktur penting, seperti jalan dan jembatan, untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah dan mendukung ekonomi lokal di enam kabupaten.

Tahun ini dari berbagai kunjungan Gubernur, Suhardi Duka kebeberapa kementerian di jakarta akhirnya membuahkan hasil. Salahsatunya di kementerian PUPR.

“Kemarin saya ketemu menteri PUPR, saya dikasi Rp 291 Miliar untuk di enam kabupaten. Sementara proses tender Rp 148 miliar, dan kira-kira dua minggu kedepan tender lagi Rp 140 miliar lebih, karena kita dikasi Rp 291 miliar lebih untuk membangun 6 kabupaten,” ungkap SDK.

Ia juga menekankan dari anggaran Rp 291 miliar yang didapatkannya di kementerian PU dan komisi V, Rp 27 miliar diperuntukan untuk pembangunan jembatan Karema Kabupaten Mamuju.

“Termasuk jembatan Karema yang baru saja rusak. Itu melalui anggota DPR RI, saya minta sama pak Zulfikar Suhardi, bahwa tolong komunikasi dengan komisi V dan kementerian PU, ada jembatan vital yang tiba-tiba rusak. Alhamdulillah Rp 27 Miliar,” ungkap Gubernur Suhardi Duka. (Rls)

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru