Sulbar Siaga Wabah! Pemkab Mamuju Susun Rencana Kontinjensi Kesehatan Nasional

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Pemerintah Kabupaten Mamuju bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) dan Direktorat Surveilans dan Karantina Kesehatan Kementerian Kesehatan RI resmi menyusun dokumen Rencana Kontinjensi (Renkon) Penanggulangan Wabah Penyakit Infeksi Emerging. Langkah strategis ini ditempuh untuk memperkuat kesiapsiagaan daerah dalam menghadapi potensi Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM).

Kegiatan penyusunan berlangsung selama dua hari, 17–18 September 2025, dengan melibatkan lintas sektor. Hadir perwakilan Dinas Kesehatan, Kemenag, Perkim, BPBD, TNI/Polri, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura & Peternakan, Ketapang, rumah sakit, puskesmas, organisasi profesi kesehatan, hingga Balai Karantina Kesehatan Bandara Tampapadang dan Pelabuhan Belang-belang.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa rencana kontinjensi ini adalah bentuk nyata komitmen Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga dalam memperkuat ketahanan kesehatan masyarakat.
“Belajar dari pandemi COVID-19, kita harus memiliki rencana sistematis agar lebih siap menghadapi potensi wabah di masa mendatang. Dokumen ini menjadi pedoman bersama dalam pencegahan, respon, hingga pemulihan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Kabid P2P Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Indahwati Nursyamsi, yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor.
“Kesiapsiagaan tidak bisa hanya dibebankan pada sektor kesehatan. Butuh keterlibatan semua pihak, termasuk OPD, aparat keamanan, hingga masyarakat. Dengan rencana kontinjensi ini, kita memiliki acuan jelas dalam penanganan kedaruratan kesehatan,” katanya.

Penyusunan dokumen ini sejalan dengan visi Gubernur Sulbar, “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”, khususnya misi memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta pelayanan dasar berkualitas. Renkon kesehatan ini ditargetkan rampung pada November 2025, dengan keluaran berupa skenario penanganan wabah, peta risiko kesehatan, serta strategi perlindungan masyarakat.

Biaya penyusunan rencana kontinjensi bersumber dari DIPA APBN Kementerian Kesehatan RI melalui Ditjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit. Dengan adanya dokumen ini, Pemkab Mamuju dan Pemprov Sulbar optimistis koordinasi lintas sektor semakin solid dan perlindungan masyarakat terhadap ancaman penyakit menular semakin kuat.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru