Sulbar Gaspol Awasi Bantuan Kakao: Pemprov & Kejati Kawal Ketat Distribusi di Polman!

- Jurnalis

Jumat, 19 September 2025 - 09:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polman – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Perkebunan menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar untuk melakukan monitoring langsung penyaluran bantuan benih kakao dan pupuk organik di Kabupaten Polewali Mandar, Kamis (18/9/2025).

Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemprov Sulbar dalam mendorong pembangunan sektor perkebunan, khususnya kakao sebagai komoditas andalan daerah. Monitoring dilakukan tidak hanya pada jumlah dan distribusi, tetapi juga memastikan mutu benih dan pupuk sesuai standar.

Kasi Pertimbangan Hukum Kejati Sulbar, A. Oddang Yakub, SH, MH, menegaskan pendampingan kejaksaan merupakan bagian dari pengawasan agar program berjalan transparan, akuntabel, serta bebas dari penyimpangan. “Pendampingan sejak awal penting, agar bantuan tepat sasaran dan manfaatnya maksimal bagi petani,” ujarnya.

Kepala Bidang Perbenihan dan Produksi Dinas Perkebunan Sulbar, Muliadi, menyebutkan pengecekan di lapangan fokus pada kualitas fisik benih kakao dan kondisi pupuk organik, termasuk mendengar langsung masukan petani penerima manfaat.

Sementara itu, Plt Kadis Perkebunan Sulbar, Faizal Thamrin SE, menegaskan monitoring bersama aparat penegak hukum adalah bentuk keseriusan pemerintah membangun sektor perkebunan yang bersih dan berintegritas. “Dengan sinergi ini, setiap rupiah anggaran benar-benar berdampak pada peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani kakao Sulbar,” tegasnya.

Para kelompok tani menyambut positif kegiatan ini. Mereka menilai kehadiran pemerintah bersama kejaksaan di lapangan memberikan rasa percaya diri sekaligus optimisme bahwa bantuan benar-benar diawasi dan dirasakan adil.

Lewat monitoring terpadu ini, Pemprov Sulbar dan Kejati berharap tercipta sistem penyaluran bantuan yang efektif, tepat sasaran, sekaligus menjadi model pembangunan perkebunan berkelanjutan demi kesejahteraan petani di masa depan.

Berita Terkait

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Tingkatkan Kinerja, Jaga Kepercayaan Publik

Senin, 8 Jun 2026 - 08:23 WIB