MAMUJU – Sekretariat DPRD Sulawesi Barat menggelar Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Naskah Akademik Kesejahteraan Sosial dengan menggandeng Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Hasanuddin (Unhas). Kegiatan ini berlangsung dalam suasana serius namun penuh semangat kolaborasi, Minggu (21/9/2025).
FGD tersebut dihadiri para akademisi, peneliti, praktisi, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait, yang secara aktif memberikan masukan dalam perumusan naskah akademik. Diskusi ini diharapkan mampu menjadi landasan kuat dalam penyusunan regulasi daerah terkait peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat Sulawesi Barat.
Sekretaris DPRD Sulbar menegaskan, kerja sama dengan Unhas melalui LPPM merupakan langkah strategis untuk menghadirkan kajian akademis yang berkualitas dan berbasis riset. “Penyusunan naskah akademik ini adalah wujud komitmen bersama dalam mewujudkan regulasi yang tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat Sulbar,” ujarnya.
Sementara itu, perwakilan LPPM Unhas menyampaikan bahwa penyusunan naskah akademik tidak hanya sebatas formalitas, melainkan proses ilmiah yang memerlukan kajian mendalam dan dukungan data yang akurat. Oleh karena itu, partisipasi seluruh pihak dalam FGD menjadi kunci penting dalam menghasilkan produk akademik yang bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah sekaligus implementatif di lapangan.
Dengan terselenggaranya FGD ini, DPRD Sulbar bersama Unhas optimistis dapat menghasilkan naskah akademik yang tidak hanya komprehensif, tetapi juga mampu menjawab tantangan sosial di daerah. Kolaborasi ini diharapkan menjadi pijakan kuat dalam menghadirkan kebijakan yang berpihak pada masyarakat, terutama dalam aspek kesejahteraan sosial.










