MAMUJU – Provinsi Sulawesi Barat, sebuah provinsi yang lahir dari perjuangan gigih, hari ini merayakan ulang tahunnya yang ke-21. Peringatan Hari Jadi ke-21 Provinsi Sulawesi Barat, yang jatuh pada Senin, 22 September 2025, berlangsung dengan nuansa sederhana namun penuh makna di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar.
Berbeda dari perayaan meriah pada umumnya, Pemprov Sulbar memilih untuk menggelar upacara khidmat. Keputusan ini sejalan dengan arahan Menteri Dalam Negeri untuk memperingati hari besar dengan kesederhanaan. Acara ini menjadi momentum istimewa dengan kehadiran para tokoh pejuang pembentukan Sulbar, anggota DPR RI, pimpinan dan anggota DPRD Sulbar, unsur Forkopimda, bupati dari enam kabupaten, camat se-Sulbar, serta tamu undangan lainnya.
Upacara yang dipimpin langsung oleh Gubernur Suhardi Duka ini berjalan penuh khidmat. Pada puncak acara, Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 21 tahun provinsi ke-33 di Indonesia ini.
Dalam sambutannya, Gubernur Suhardi Duka menjelaskan filosofi di balik kesederhanaan perayaan kali ini. “Kita memperingati hari ulang tahun Sulawesi Barat dengan sederhana, bermakna, dan penuh hikmah,” ujarnya. “Kita mengundang para pejuang sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan mereka sehingga hari ini Sulawesi Barat dapat berusia 21 tahun.”
Gubernur juga menyampaikan apresiasi tulus kepada para pemimpin terdahulu yang telah meletakkan fondasi kuat bagi pembangunan daerah. “Tugas saya hari ini adalah melanjutkan dan menyempurnakan apa yang belum baik,” tegasnya.
Visi pembangunan ke depan pun dipaparkan dengan jelas. “Orientasi kita jelas: pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat agar kesenjangan semakin sempit,” papar Suhardi Duka. Ia menekankan bahwa fokus utama saat ini adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan angka kemiskinan, serta pengurangan kesenjangan sosial.
Menutup pidatonya, Gubernur Suhardi Duka mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mensyukuri perjalanan yang telah dilalui. “Kita syukuri Hari Jadi Sulbar ke-21 dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Semoga ke depan Sulbar semakin maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Peringatan kali ini tidak hanya sekadar seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa di balik segala kemajuan yang telah dicapai, ada perjuangan dan fondasi yang kuat. Kesederhanaan perayaan ini justru menyoroti esensi pembangunan yang sesungguhnya: keberlanjutan, pemerataan, dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Sulawesi Barat.










