Kolaborasi Kunci Pembangunan Sulbar: Bapperida Ajak HMI Sinergi Wujudkan Visi Maju Sejahtera

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan daerah yang inklusif dan berkelanjutan. Penegasan ini disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Sulbar, Junda Maulana, dalam acara Focus Group Discussion (FGD) yang digelar oleh Badko HMI Sulbar.

Berlangsung di Caffe DAP Mamuju pada Selasa, 23 September 2025, FGD ini mengusung tema “Sinergi HMI untuk Sulawesi Barat – Landscape Pembangunan, Investasi, dan Pengelolaan PAD”. Acara ini menjadi wadah strategis bagi generasi muda dan pemerintah untuk menyelaraskan arah pembangunan Sulbar periode 2025–2029.

Dalam paparannya, Junda Maulana menjelaskan bahwa visi “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” akan diwujudkan melalui lima misi pembangunan atau Panca Daya Gubernur Suhardi Duka dan Wakilnya Salim S. Mengga. Misi tersebut meliputi pertumbuhan ekonomi inklusif, pengentasan kemiskinan, pembangunan SDM unggul, pembangunan infrastruktur dan lingkungan, serta penguatan tata kelola pemerintahan.

Meskipun demikian, Junda tidak menampik adanya tantangan. Pertumbuhan ekonomi Sulbar tercatat menurun dari 4,83% pada triwulan I 2025 menjadi 4,29% pada triwulan II, masih di bawah rata-rata nasional. Selain itu, angka kemiskinan per Maret 2025 mencapai 10,41%, dengan mayoritas penduduk miskin berada di pedesaan.

“Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kita masih sekitar Rp2 triliun, dengan kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya 27,14% dari total penerimaan di tahun 2024. Ini merupakan tantangan sekaligus peluang besar untuk berinovasi,” ungkap Junda.

Menanggapi tantangan tersebut, Bapperida Sulbar telah menyiapkan empat program unggulan yang disebut Quick Wins. Program-program ini dirancang untuk memberikan dampak langsung dan signifikan bagi masyarakat.

Pertama, program Sulbar Sehat yang fokus pada pencegahan stunting dan perluasan Universal Health Coverage (UHC). Kedua, Sulbar Cerdas yang mencakup bantuan pendidikan dan digitalisasi sekolah. Ketiga, Sulbar Responsif yang mengalokasikan Rp50 miliar per kabupaten untuk percepatan pembangunan. Terakhir, Sulbar Berdaya yang bertujuan memperkuat UMKM, menyediakan asuransi nelayan, dan mengembangkan kawasan industri.

Junda juga menyoroti iklim investasi yang semakin kondusif berkat sistem Online Single Submission (OSS). Sejak 2019, sistem ini telah menerbitkan 71.319 Nomor Induk Berusaha (NIB), yang sebagian besar berasal dari pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di sektor perdagangan, makanan, dan industri rumah tangga.

Ia menambahkan bahwa PAD yang kuat akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar untuk membiayai program prioritas. Sementara itu, investasi yang dikelola dengan baik akan menciptakan basis ekonomi yang berkelanjutan. Keduanya, tegas Junda, harus berjalan beriringan.

Di akhir paparannya, Junda mengajak HMI dan seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi dalam mewujudkan pembangunan Sulbar yang progresif, inklusif, dan berdaya saing.

“Sinergi pemerintah dengan masyarakat, khususnya generasi muda, adalah kunci utama untuk mengatasi tantangan dan merealisasikan potensi besar yang dimiliki Sulawesi Barat,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Tingkatkan Kinerja, Jaga Kepercayaan Publik

Senin, 8 Jun 2026 - 08:23 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB