Banjir Rp470,82 Miliar Bansos, Gubernur Sulbar Mantapkan Langkah Tuntaskan Kemiskinan Ekstrem

- Jurnalis

Jumat, 26 September 2025 - 17:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Suhardi Duka melanjutkan agenda hari keduanya di Jakarta dengan menghadiri pertemuan strategis bersama Menteri Sosial RI H. Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Wakil Menteri Sosial, Sekjen Kemensos, dan Kabiro Umum Kemensos, Jumat (26/09/2025).

Pertemuan ini menjadi momen penting dalam membahas percepatan penuntasan kemiskinan ekstrem dan sinergi program perlindungan sosial, sejalan dengan tiga mandat utama Presiden Prabowo di bidang sosial, yaitu Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Sekolah Rakyat, serta Bansos Tepat Sasaran.

Dalam forum itu, pemerintah pusat memaparkan alokasi APBN 2025 untuk Sulbar di bidang perlindungan sosial dengan nilai fantastis mencapai Rp470,82 miliar. Dana tersebut tersebar dalam berbagai program, di antaranya:

Bansos Sembako Rp256,95 miliar untuk 107.748 KPM

Program Keluarga Harapan (PKH) Rp207,48 miliar untuk 68.137 KPM

Santunan Yatim Piatu (YAPI) Rp4,37 miliar untuk 1.796 jiwa

Santunan Pemakaman Rp2,01 miliar untuk 230 jiwa

Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Rp322,22 miliar untuk 639.328 jiwa

Pilar Sosial Rp11,47 miliar mendukung 229 pendamping PKH, 387 Tagana, 68 TKSK, 22 pendamping Rehsos, 249 PSM, dan 1 PORDAM.

Dengan total penerima mencapai 123.990 KPM, Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa dukungan APBN menjadi motor utama pengentasan kemiskinan ekstrem di Sulbar.

“APBN ini menjadi penggerak utama pengentasan kemiskinan ekstrem di Sulbar. Kami juga telah menyiapkan tanah untuk pembangunan Sekolah Rakyat dan berharap PBI dapat ditambah 60.000 peserta demi menjaga UHC di seluruh Sulbar. Tahun ini kami sudah mengintervensi 5.000 KK miskin ekstrem dan akan terus berkolaborasi untuk menuntaskan sisanya,” tegas Suhardi.

Langkah ini disebut sebagai wujud komitmen Pemprov Sulbar bersama pemerintah pusat dalam memastikan bansos tepat sasaran, menjaga keberlanjutan perlindungan sosial, serta menyiapkan generasi Sulbar yang lebih sejahtera.

Pertemuan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Sosial Sulbar Abdul Wahab, Kepala Bapperinda Junda Maulana, Kepala Dinas Perkim Maddarezki, dan Tenaga Ahli Gubernur Hajrul Malik.

Berita Terkait

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Tingkatkan Kinerja, Jaga Kepercayaan Publik

Senin, 8 Jun 2026 - 08:23 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB