Gerakan Pangan Murah Sulbar: Langkah Nyata Kendalikan Inflasi dan Gerakkan Ekonomi Lokal

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 11:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan (Distapang) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) atau pasar murah di depan Kantor Gubernur Sulbar, Rabu (8/10/2025). Kegiatan ini menjadi agenda rutin mingguan dalam rangka menjaga stabilitas harga pangan dan pengendalian inflasi di daerah.

Kepala Distapang Sulbar, Abd Waris Bestari, menjelaskan bahwa pelaksanaan GPM tidak hanya dilakukan di pusat kota, tetapi juga menyasar wilayah pinggiran serta berbagai kabupaten di Sulbar.

“Kegiatan ini kita laksanakan setiap minggu, baik dalam kota maupun di pinggir kota Mamuju. Selain itu, kita juga gencar adakan di seluruh kabupaten,” ujar Waris.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Sulnar, Salim S. Mengga, yang berkomitmen menjaga daya beli masyarakat serta memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau.

“Gerakan pangan murah ini kami gelar dengan menggandeng UMKM lokal, distributor daerah, serta Bulog,” tambahnya.

Sementara itu, Analisis Ketahanan Pangan Distapang Sulbar, Habibi, menyampaikan bahwa berbagai kebutuhan pokok dijual di pasar murah ini dengan harga di bawah harga pasar, seperti beras, sayur-mayur, telur, tepung terigu, minyak goreng, dan gula pasir.

Selain melibatkan UMKM dan Bulog, kegiatan ini juga bekerja sama dengan Dinas Pertanian Sulbar, yang turut menyalurkan bibit cabai dan sayuran secara gratis untuk mendorong masyarakat bercocok tanam mandiri.

“Kami selalu melibatkan UMKM dan distributor pangan lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah,” jelas Habibi.

Lebih lanjut, Habibi menambahkan bahwa selama bulan Oktober 2025, Gerakan Pangan Murah akan digelar sebanyak 10 kali di berbagai titik di wilayah Mamuju, baik dalam kota maupun di kawasan pinggiran.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya membantu masyarakat mendapatkan bahan pangan murah, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi lokal dan benteng ketahanan pangan Sulawesi Barat dalam menghadapi dinamika harga nasional.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru