SDK Dorong Kolaborasi Lintas Iman: Tokoh Agama Jadi Penggerak Harmoni dan Pembangunan Sulbar

- Jurnalis

Kamis, 13 November 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melalui Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) bagi Tokoh Lintas Agama Tahun 2025, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan yang mengusung tema “Kolaborasi Strategis Tokoh Lintas Iman Menata Arah Membangun Daerah” ini berlangsung di Aula Hotel Suci, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, dan secara resmi dibuka oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua DPRD Sulbar, Suraidah Suhardi, Ketua Komisi I DPRD Sulbar, Syamsul Samad, serta sejumlah tokoh agama dan pimpinan organisasi lintas keagamaan dari berbagai kabupaten di Sulbar.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Biro Pemkesra Pemprov Sulbar, Murdanil, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat peran tokoh agama sebagai agen perdamaian, penjaga harmoni sosial, dan penggerak nilai-nilai moral publik.

“Untuk tahap pertama, kegiatan ini dilaksanakan di Kabupaten Polman. Selanjutnya akan digelar di Kabupaten Mamasa, Mamuju Tengah, dan Mamuju yang mewakili keragaman sosial, budaya, dan keagamaan masyarakat Sulbar,” ungkap Murdanil.

Ia menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Jenderal Salim S. Mengga (SDK-JSM), Pemprov Sulbar menempatkan tokoh agama dalam posisi strategis sebagai mitra pembangunan daerah. “Tokoh agama bukan hanya pemimpin rohani, tetapi juga rujukan moral sekaligus penggerak nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam sambutannya menekankan pentingnya peran agama dalam dua dimensi kehidupan manusia, yakni spiritual dan sosial.

“Dalam ibadah, kita memang berjalan sendiri-sendiri—umat Islam di masjid, umat Kristen di gereja—namun dalam kehidupan sosial kita harus bersatu, saling menolong, dan memberi manfaat bagi sesama,” ujar SDK.

Ia juga menegaskan bahwa keimanan seseorang harus tercermin melalui kepedulian sosial. “Dalam Islam diajarkan bahwa Khairunnas Anfa’uhum Linnas—sebaik-baik manusia adalah mereka yang paling banyak memberi manfaat bagi sesama,” tutupnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penting bagi penguatan sinergi lintas iman dalam menjaga kedamaian, memperkuat solidaritas sosial, serta mendorong pembangunan berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Barat.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru