Komisi IV DPRD Sulbar Desak Aksi Nyata! Penanganan Stunting 2025 Harus Lebih Serius

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya dalam memperkuat layanan sosial dan kesehatan jelang pelaksanaan program kerja 2025. Hal itu mengemuka dalam rapat kerja yang digelar pada 12 November 2025 di ruang Komisi IV DPRD Sulbar, yang secara khusus menyoroti isu-isu strategis mulai dari kesehatan, sosial, hingga ketenagakerjaan.

Rapat dipimpin oleh Ketua Komisi IV, Abdul Rahim, S.Ag, dan dihadiri anggota komisi lainnya, yakni Irfan Fahri Putra, S.I.Kom, Resky Irmayani Mappigau, S.E, H. Yudiaman Firusdi, S.H, Murniati, serta drg. Nurwan Katta, MARS. Sejumlah mitra kerja pemerintah provinsi turut hadir, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Tenaga Kerja, dan RSUD Regional Sulbar.

Dalam rapat tersebut, isu stunting kembali menjadi sorotan utama. Abdul Rahim menegaskan bahwa percepatan penanganan stunting harus ditempatkan sebagai prioritas kerja pemerintah provinsi pada 2025, mengingat angka kasus masih memerlukan intervensi intensif dan berkelanjutan.

“Penanganan stunting harus menjadi perhatian serius. Kader Posyandu adalah ujung tombak di masyarakat, mereka perlu didukung baik secara pengetahuan maupun kesejahteraan,” tegas Abdul Rahim.

Komisi IV juga mendorong Dinas Kesehatan untuk memperkuat edukasi dan monitoring di lapangan, terutama dalam meningkatkan kapasitas kader Posyandu desa sebagai garda terdepan layanan kesehatan masyarakat. Salah satu usulan yang mengemuka adalah penambahan insentif bagi seluruh kader Posyandu di Sulawesi Barat agar mereka lebih optimal dalam menjalankan tugas.

Arah kebijakan tersebut dinilai selaras dengan visi-misi Gubernur Dr. H. Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Mayjen (Purn) Salim S. Mengga, yang menempatkan pembangunan SDM unggul dan berdaya saing sebagai pilar utama pembangunan Sulbar.

Komisi IV memastikan akan terus mengawal implementasi program kerja 2025 agar seluruh OPD terkait dapat bergerak lebih cepat, lebih fokus, dan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, terutama dalam sektor kesehatan dan pengentasan stunting yang menjadi isu nasional dan daerah.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru