Dinsos Sulbar–PUPR Mantapkan Kolaborasi Bangun Sekolah Rakyat untuk Kelompok Rentan

- Jurnalis

Sabtu, 15 November 2025 - 14:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat menerima kunjungan koordinasi dari Satuan Kerja Pengembangan Prasarana Permukiman (Satker PPS) Kementerian PUPR Wilayah Sulawesi Barat pada Jumat, 14 November 2025. Pertemuan strategis ini digelar untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung pembangunan Sekolah Rakyat sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai dokumen dan standar teknis yang ditetapkan pemerintah.

Kepala Dinas Sosial Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, didampingi Sekretaris Dinas Muhammad Nur Dajwi dan Kabid Penanganan Fakir Miskin Idham Halik, menyambut langsung tim Satker PPS. Diskusi berlangsung konstruktif dengan menitikberatkan pada sinkronisasi dokumen perencanaan, kesiapan lokasi pembangunan, mekanisme pengawasan, hingga penegasan target sasaran agar program dapat terlaksana secara efektif, tepat waktu, dan tepat manfaat.

Kedua pihak sepakat bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi pondasi penting dalam pembangunan Sekolah Rakyat. Selain memastikan pemenuhan aspek administratif dan teknis, pembangunan ini harus memberi dampak nyata bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang membutuhkan akses pendidikan alternatif yang layak dan inklusif.

Komitmen tersebut sejalan dengan visi-misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia unggul dan berkarakter sebagai prioritas daerah.

“Kami menyambut baik koordinasi dari Satker PPS Kementerian PUPR. Pembangunan Sekolah Rakyat adalah program strategis yang harus kita kawal bersama agar berjalan sesuai dokumen yang dipersyaratkan. Dengan kolaborasi yang kuat, fasilitas ini diharapkan menjadi ruang belajar yang layak bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Abdul Wahab.

Ia juga menegaskan bahwa ketepatan proses pembangunan menjadi sangat penting mengingat sasaran utama program ini adalah kelompok rentan. “Kami siap bersinergi untuk memastikan pemanfaatannya tepat sasaran dan berkelanjutan,” tambahnya.

Pertemuan koordinasi ini diharapkan memperkuat sinergi antara Dinas Sosial Sulbar dan Satker PPS PUPR dalam upaya menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan langkah terukur dan koordinasi intensif, pembangunan Sekolah Rakyat di Sulawesi Barat optimistis dapat berjalan optimal dan memberi manfaat jangka panjang bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB