MAMUJU — Forum Bisnis Daerah (FORBISDA) BPD HIPMI Sulbar 2025 resmi digelar dan menjadi magnet bagi pelaku usaha muda di Sulawesi Barat. Kegiatan yang berlangsung Minggu, 16 November 2025, di Atrium Mall Maleo Town Square Mamuju itu menghadirkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sulbar, Habibi Azis, sebagai narasumber utama.
Dalam forum strategis tersebut, Habibi memaparkan materi bertajuk “Perspektif Ekonomi Makro dan Kebijakan Pembangunan: Transformasi Ekonomi Indonesia – Peran Sektor Produktif dan Kewirausahaan Muda Menuju Indonesia Emas 2025”. Di hadapan peserta yang mayoritas adalah pelaku usaha dan calon wirausaha, ia menegaskan bahwa investasi dan sektor produktif adalah kunci menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah.
Menurut Habibi, kehadiran wirausaha muda yang inovatif akan menjadi akselerator transformasi ekonomi Sulbar. “HIPMI Sulbar harus menjadi wadah yang benar-benar produktif, membuka ruang kolaborasi, dan melahirkan peluang usaha baru. Dari sanalah lapangan kerja tercipta, dan ekonomi daerah bergerak lebih cepat,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa langkah penguatan sektor produktif tersebut sejalan dengan visi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar, Suhardi Duka – Salim S. Mengga, yang tengah mendorong terwujudnya pertumbuhan ekonomi yang maju, inklusif, dan berkelanjutan.
DPMPTSP Sulbar, lanjutnya, berharap FORBISDA menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha muda. Iklim investasi yang kondusif, kata Habibi, tidak akan terwujud tanpa peran aktif generasi muda sebagai penggerak ekonomi kreatif dan sektor-sektor strategis lainnya.
Melalui forum ini, semangat besar ditularkan: Sulbar membutuhkan lebih banyak pengusaha, bukan hanya pencari kerja. FORBISDA 2025 pun kembali menegaskan pentingnya kolaborasi untuk mendorong transformasi ekonomi menuju daerah yang lebih kompetitif dan siap bersaing menuju Indonesia Emas.










