Atasi Stunting dan Kendalikan Inflasi di Mateng, Pemprov Bersama PKK Sulbar Salurkan Bantuan Ibu Hamil dan Balita

- Jurnalis

Selasa, 26 November 2024 - 15:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Topoyo –Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus meningkatkan koordinasi dengan enam kabupaten dan forkopimda di wilayah Sulbar untuk melakukan pengendalian inflasi di daerah. Salah satunya melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).

Kegiatan ini secara rutin dilaksanakan di enam kabupaten. Seperti yang dilaksanakan di Mamuju Tengah, Penjabat Gubernur Provinsi Sulawesi Barat Bahtiar Baharuddin bersama PJ.Ketua Tim Penggerak PKK Sulbar Sofha Marwah Bahtiar, Bupati Mamuju Tengah Aras Tammauni dan Ketua DPRD Sulbar Amalia Fitri bersama-sama melakukan peninjauan Gerakan Pangan Murah (GPM).

PJ Ketua PKK Sulbar Sofha Marwah Bahtiar mengatakan, PKK Sulbar berkomitmen mendukung program pemerintah, khususnya dalam melakukan pengendalian inflasi, penurunan angka stunting dan kemiskinan ekstrem.

Sebab itu melalui GPM diharapkan dapat memberi kemudahan bagi masyarakat mendapatkan harga pangan yang lebih murah.

“Ini untuk meringankan beban masyarakat supaya mereka bisa mendapatkan barang lebih murah dibandingkan harga di pasar,” ungkapnya.

Lanjut PKK Sulbar, setelah GPM dilanjutkan dengan penyerahan paket bantuan untuk ibu hamil. Hal ini sebagai bentuk peran PKK Mendukung program pemerintah dalam mengatasi masalah stunting.

Ketua TP PKK Desa Topoyo Hasbiani bersama Ketua Kader Posyandu Desa Topoyo Asrika Damayanti turut hadir mendampingi para ibu-ibu penerima paket bantuan.

Asrika selaku Kader Posyandu berterima kasih atas perhatian darii Pemprov Sulbar berkunjung langsung ke Mamuju Tengah dan memberikan perhatian kepada ibu-ibu hamil di Mamuju Tengah.

“Ini sangat membantu, selain bantuan juga diberikan edukasi kepada ibu-ibu hamil dan ini sangat bermanfaat untuk mencegah stunting,” ungkapnya. (Rls)

Berita Terkait

Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi
BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir
Bukan Cuma Sapi, IB Kerbau Mulai Digenjot di Mamasa, Genetik Ternak Jadi Fokus
APBD Sulbar 2027 Terancam Tak Cukup, Junda Maulana: Ada Program Sulit Dipenuhi
7 Event Sulbar Masuk Seleksi KEN 2027, Festival Sandeq Jadi Andalan
Bapenda Sulbar Gandeng Ditlantas Polda, Bidik Potensi PKB Lewat Data NRKB
30 Nakes Sulbar Digembleng, Siap Hadapi Krisis Gizi Saat Bencana
52.329 Kasus ISPA di Sulbar, Balita dan Lansia Jadi Perhatian
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Karhutla Mamuju-Mateng Jadi Sorotan, BPBD Sulbar Perkuat Koordinasi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:43 WIB

BMKG Prediksi Musim Hujan Sulbar Mundur, BPBD Ingatkan Ancaman Karhutla hingga Banjir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:39 WIB

Bukan Cuma Sapi, IB Kerbau Mulai Digenjot di Mamasa, Genetik Ternak Jadi Fokus

Rabu, 7 Oktober 2026 - 20:35 WIB

APBD Sulbar 2027 Terancam Tak Cukup, Junda Maulana: Ada Program Sulit Dipenuhi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:14 WIB

7 Event Sulbar Masuk Seleksi KEN 2027, Festival Sandeq Jadi Andalan

Berita Terbaru