Bansos Sulbar Kini Pakai Data Tunggal Nasional, Tepat Sasaran dan Transparan

- Jurnalis

Rabu, 10 September 2025 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memastikan seluruh bantuan sosial (bansos) kini disalurkan berbasis Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menjamin ketepatan sasaran dan meningkatkan transparansi.

DTSEN merupakan integrasi dari berbagai sumber data seperti DTKS, Regsosek, dan P3KE, yang telah divalidasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Sistem ini menggantikan DTKS sebagai acuan utama penyaluran bansos, sehingga hanya masyarakat benar-benar membutuhkan yang bisa menerima bantuan.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinsos Sulbar, Idham Halik A. Gello, saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (10/9/2025).

“Dengan satu basis data terpadu, pemerintah bisa menyalurkan bantuan lebih tepat sasaran sekaligus meningkatkan akuntabilitas,” tegas Idham.

Menurutnya, Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga memberi perhatian khusus agar bansos benar-benar jatuh ke tangan masyarakat miskin dan rentan miskin.

Idham menjelaskan, Dinsos aktif melakukan pemutakhiran data berkala lewat jalur formal maupun partisipasi masyarakat. Bahkan, aplikasi Cek Bansos terus dioptimalkan sebagai ruang usul-sanggah penerima bantuan.

Selain itu, Dinsos juga melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan keakuratan data penerima. “Kami turun langsung agar data valid, tidak hanya di atas kertas,” tambahnya.

DTSEN menggunakan sistem desil, yakni pembagian 10 tingkat berdasarkan kesejahteraan rumah tangga. Desil 1–5 merupakan kelompok miskin dan rentan miskin yang diprioritaskan menerima bantuan seperti PKH dan BPNT, sedangkan Desil 6–10 dianggap lebih mampu sehingga tidak lagi menjadi prioritas.

“Dengan sistem desil, penyaluran bansos bisa lebih adil, tepat, dan menyentuh kelompok yang benar-benar membutuhkan,” pungkas Idham.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Berita Terbaru