MAMUJU — Capaian membanggakan kembali diraih oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar). Dalam hasil evaluasi terbaru Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tahun 2025, BPBD Sulbar mencatat lonjakan signifikan dengan menempati peringkat ke-17 dari total 41 OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar.
Iklan Bersponsor Google
Peringkat ini melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya (2024), di mana BPBD Sulbar hanya berada di posisi ke-40. Kenaikan 23 peringkat tersebut menjadi bukti nyata dari komitmen, kerja keras, dan sinergi seluruh jajaran ASN maupun tenaga PTT di lingkungan BPBD Sulbar dalam memperkuat tata kelola berbasis digital.
Plt. Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh tim yang terlibat, khususnya Tim SPBE BPBD, atas dedikasi dan kerja kolektif yang menghasilkan capaian luar biasa tersebut.
“Kami patut bersyukur sekaligus menjadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus berbenah. Ini adalah hasil kerja sama seluruh tim yang tidak kenal lelah dalam membangun sistem kerja yang lebih modern dan transparan,” ujar Yasir Fattah, Minggu (9/11/2025).
Menurutnya, peningkatan kinerja SPBE bukan sekadar soal peringkat, tetapi juga cerminan perubahan budaya kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan pelayanan publik yang cepat serta akuntabel.
Peningkatan tersebut juga sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yang menekankan pentingnya transformasi digital di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif, efisien, dan transparan.
Dengan capaian ini, BPBD Sulbar berkomitmen untuk terus memperkuat kapasitas digitalisasi tata kelola bencana, memastikan pelayanan yang cepat tanggap kepada masyarakat, serta mendukung visi Sulbar sebagai provinsi yang adaptif terhadap perubahan teknologi pemerintahan modern.
Iklan Google AdSense










