Bus Hilang Kendali di Campalagian, Tabrak Rumah Warga – 5 Orang Luka, Kerugian Rp150 Juta

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN – Kecelakaan lalu lintas kembali mengguncang Kabupaten Polewali Mandar. Sebuah bus penumpang menabrak rumah warga di Jalan Poros Polewali–Majene, tepatnya di Desa Laliko, Kecamatan Campalagian, Selasa (10/2/2026) sekitar pukul 23.40 WITA. Insiden ini mengakibatkan lima orang mengalami luka-luka dan kerugian material ditaksir mencapai Rp150 juta.

Bus Mercedes Benz bernomor polisi DD 7039 SA yang dikemudikan Darman (25), warga Tanete Rilau, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, melaju dari arah Majene menuju Polewali sebelum diduga hilang kendali dan menghantam rumah milik Abd Rasyid yang berada di pinggir jalan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kecelakaan bermula saat sopir berusaha menghindari sepeda motor yang berada di depannya. Namun nahas, bus tiba-tiba oleng ke kiri hingga keluar jalur dan menabrak bangunan rumah warga.

Akibat benturan keras tersebut, lima orang dilaporkan mengalami luka-luka. Pengemudi bus, Darman, mengalami luka gores. Sementara kernet, Darlis (22), mengalami luka lecet.

Dua penumpang bus, Yuliana (34) dan Modisa (12), mengalami luka cukup serius dan langsung dilarikan ke RSUD Hj. Andi Depu Polewali Mandar untuk mendapatkan perawatan intensif.

Tak hanya penumpang, penghuni rumah yang turut menjadi korban, Pardi (28), seorang nelayan, mengalami luka robek pada bagian kepala sebelah kiri akibat tertimpa material bangunan.

Kerusakan yang ditimbulkan cukup parah. Bagian depan bus ringsek berat, sementara rumah warga mengalami kerusakan signifikan pada dinding dan kolom bangunan. Total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.

Kasat Lantas Polres Polewali Mandar IPTU Hafim Rasydin, S.Tr.K., membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, serta mengamankan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Kami mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati, terutama saat berkendara pada malam hari,” tegas IPTU Hafim.

Saat ini, kasus laka lantas di Campalagian tersebut masih dalam penanganan Satlantas Polres Polman. Polisi juga mengingatkan pentingnya menjaga konsentrasi dan kecepatan kendaraan guna mencegah kecelakaan serupa terulang kembali di jalur poros Polewali–Majene yang dikenal padat dan rawan insiden pada malam hari.

Berita Terkait

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon
Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal
Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat
Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api
Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan
Enam Karung Kakao Hilang, URC dan Sat Intelkam Polres Polman Olah TKP di Kuajang
Panen Raya di Wonomulyo, Dandim Polman Dorong Produksi Padi Terus Ditingkatkan
Damkar Terguling di Tumpiling, Tujuh Orang Luka
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:29 WIB

Kecelakaan Kerja Maut di Polman, Petani 39 Tahun Meninggal Saat Bantu Tebang Pohon

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:05 WIB

Cium Bau Menyengat, Warga Campalagian Temukan Petani 75 Tahun Meninggal

Senin, 14 September 2026 - 20:02 WIB

Tragis! Anak 5 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Saluran Irigasi Mapilli Barat

Minggu, 13 September 2026 - 23:19 WIB

Kebakaran 1 Hektare Lahan di Polman, Satgas Karhutla dan Warga Berjibaku Padamkan Api

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Kebakaran Lahan di Beroangin, Damkar dan Satgas Karhutla Terkendala Medan

Berita Terbaru

Advertorial

Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:26 WIB