Mamuju – UPTD Balai Pengujian Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Dinas Koperindag Sulawesi Barat (Sulbar) resmi meluncurkan layanan digital inovatif pada Selasa, 9 September 2025. Terobosan ini menjadi bagian dari Aksi Perubahan yang digagas oleh Kasubag Tata Usaha UPTD BPSMB, Yenny Christina Kiding, dalam rangka Pelatihan Kepemimpinan Pengawas Angkatan V Tingkat Provinsi Sulbar Tahun 2025.
Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Koperindag Sulbar, H. Masriadi Nadi Atjo, dihadiri oleh Sekretaris Dinas Andi Purnama, Kepala UPTD BPSMB Adnan Rasjid, serta para pelaku usaha kopi dan kakao sebagai peserta utama. Masriadi menekankan pentingnya inovasi ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan keberlanjutan pengembangan layanan.
“Digitalisasi ini hal yang sangat penting. Inovasi seperti ini jangan hanya seremonial, tapi harus terus dikembangkan,” tegas Masriadi. Ia menambahkan, layanan digital tidak hanya mempermudah akses, tetapi juga secara signifikan mengurangi biaya yang harus dikeluarkan oleh pelaku usaha karena tidak lagi perlu datang langsung ke kantor.
Masriadi memberikan contoh konkret kemudahan yang ditawarkan teknologi digital, seperti pendaftaran layanan rumah sakit di Makassar yang kini bisa dilakukan langsung dari Mamuju. “Dulu kita harus datang subuh-subuh ke Makassar hanya untuk dapat nomor antrean. Sekarang, dari Mamuju pun kita sudah bisa mendaftar. Kemudahan seperti inilah yang harus kita replikasi di semua layanan kita,” ujarnya.
Inovasi ini sejalan dengan visi Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, yakni menciptakan birokrasi yang responsif, efisien, dan gerak cepat untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah, terutama di sektor komoditas unggulan seperti kopi dan kakao. Dengan digitalisasi ini, UPTD BPSMB berkomitmen menjadikan pelayanan publik lebih cepat, transparan, dan terjangkau bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat.










