Dinkes Sulbar Perketat Pengawasan MBG, Pastikan Makanan Aman dan Bergizi

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 10:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU – Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mempertegas komitmennya dalam memastikan keamanan pangan pada program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Hal ini ditandai dengan koordinasi bersama Ketua Yayasan Rangas Batara Berlayar di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rangas Beach Mamuju, Rabu (1/10/2025).

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sulbar, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa pihaknya memiliki peran strategis dalam membina sekaligus mengawasi SPPG, agar layanan makanan bergizi yang diberikan kepada masyarakat benar-benar aman, sehat, dan berkualitas.

“Peran Dinas Kesehatan adalah melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap SPPG untuk mencegah terjadinya keracunan pangan, sehingga kejadian di Tapalang tidak terulang kembali,” tegas dr. Nursyamsi.

Ia menjelaskan, kehadiran Dinkes tidak semata-mata sebagai pengawas, tetapi juga mitra pembinaan. Tujuannya agar distribusi MBG berjalan sesuai standar kesehatan dan mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Lebih lanjut, dr. Nursyamsi menekankan bahwa sebelum beroperasi, setiap SPPG wajib memenuhi persyaratan ketat. Salah satunya, relawan maupun karyawan SPPG diwajibkan mengikuti pelatihan penjamah makanan sebagai syarat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

“Pelatihan ini sangat penting untuk memastikan standar kebersihan dan keamanan pangan terpenuhi. Kami tidak ingin ada lagi kasus keracunan yang bisa mencoreng tujuan mulia program MBG,” jelasnya.

Koordinasi ini, kata dia, sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Sulbar di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yakni mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera.

Dengan sinergi pemerintah daerah, yayasan, serta relawan, program MBG diharapkan tidak hanya sekadar memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga mampu menghadirkan layanan makanan bergizi yang aman, berkelanjutan, dan menyehatkan.

Berita Terkait

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB