Geger Majene! Pria 38 Tahun Ditemukan Tergantung di Pohon, Polisi Pastikan Bukan Tindak Pidana

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 01:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJENE — Warga Lingkungan Kayu Colo, Kelurahan Lamungan Batu, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang ditemukan dalam kondisi tergantung di sebuah pohon, Selasa (13/1/2026) sekitar pukul 14.00 Wita.

Korban diketahui bernama Nur Fadly (38), warga Dusun Mosso Timur, Desa Lombong Timur, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. Penemuan tragis ini sontak mengundang perhatian warga sekitar dan sempat membuat suasana di lokasi kejadian mencekam.

Mayat korban pertama kali ditemukan oleh empat orang saksi, masing-masing Muhammad (32), Busman (48), Sudirman (40), dan Reski (20). Saat itu, keempatnya tengah bekerja membuat pagar di bagian belakang sebuah rumah yang tak jauh dari lokasi kejadian.

Menurut keterangan para saksi, kejadian bermula ketika Muhammad hendak mengambil pasir menggunakan arco atau gerobak. Saat mendorong gerobak tersebut, ia terkejut melihat sesosok tubuh manusia tergantung di atas pohon. Spontan, Muhammad berteriak meminta pertolongan dan memanggil rekan-rekannya.

Keempat saksi kemudian bergegas menuju jalan poros untuk meminta bantuan warga sekitar serta segera menghubungi pihak kepolisian guna melaporkan penemuan tersebut.

Mendapat laporan warga, personel Polsek Malunda langsung bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP). Korban selanjutnya dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas Malunda untuk dilakukan pemeriksaan medis dan penanganan lebih lanjut.

Kapolsek Malunda, IPTU Antonius B, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat berada di Mako Polsek Malunda sejak Senin (12/1/2026) sekitar pukul 13.30 Wita hingga Selasa (13/1/2026) pukul 08.00 Wita.

“Korban sebelumnya berada di Mako Polsek Malunda karena adanya aduan dari warga. Yang bersangkutan kerap membuat kegaduhan dan meresahkan masyarakat,” ujar IPTU Antonius.

Namun, menjelang siang hari, korban sudah tidak lagi terlihat berada di lingkungan mako. Hingga akhirnya, warga dikejutkan dengan penemuan korban dalam kondisi tak bernyawa di wilayah Kayu Colo.

Lebih lanjut, IPTU Antonius mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui memiliki gangguan kondisi kejiwaan berupa depresi dan kecemasan. Korban juga kerap mengamuk tanpa sebab yang jelas, dan kondisi tersebut diduga dipengaruhi oleh penggunaan obat-obatan.

“Hasil visum et repertum dari pihak medis tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” tegasnya.

Pihak keluarga korban juga menyatakan menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi secara resmi kepada pihak kepolisian.

Dengan hasil tersebut, polisi memastikan bahwa peristiwa ini tidak mengandung unsur tindak pidana. Jenazah korban pun telah diserahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental di lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila terdapat warga yang membutuhkan pendampingan atau bantuan, guna mencegah terjadinya peristiwa serupa di kemudian hari.

Berita Terkait

Bupati Majene Cari Solusi PPPK Penuh Waktu, Libatkan DPRD dan OPD Terkait
Temui Kemdiktisaintek, Forum Profesor Sulbar dan Pemda Majene Perkuat Perjuangan Pendirian Politeknik
Karyawan BRI Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Piket Fungsi dan Unit Reaksi Cepat Reskrim Polres Majene Lakukan Olah TKP
Jelang Peresmian, Ketua DPP IJS Sulbar Kunjungi Sekretariat IJS Majene
Tenaga Ahli Kementan Sidak Pembibitan Kakao di Sulbar, Pastikan Sesuai Standar Nasional
Tragis! Remaja 21 Tahun di Majene Tewas Diduga Minum Racun, Ditemukan Kaku di Kamar Saat Menjelang Buka Puasa
Bupati Majene Hadiri RAT KKMP Galung Tahun Buku 2025, Jadi yang Pertama di Kabupaten
Coffee Morning Bersama Insan Pers, Wakapolres Majene Ajak Media Perkuat Kolaborasi Informasi Publik
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:02 WIB

Bupati Majene Cari Solusi PPPK Penuh Waktu, Libatkan DPRD dan OPD Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 15:07 WIB

Temui Kemdiktisaintek, Forum Profesor Sulbar dan Pemda Majene Perkuat Perjuangan Pendirian Politeknik

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:57 WIB

Karyawan BRI Ditemukan Meninggal di Kamar Kos, Piket Fungsi dan Unit Reaksi Cepat Reskrim Polres Majene Lakukan Olah TKP

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:28 WIB

Jelang Peresmian, Ketua DPP IJS Sulbar Kunjungi Sekretariat IJS Majene

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:04 WIB

Tenaga Ahli Kementan Sidak Pembibitan Kakao di Sulbar, Pastikan Sesuai Standar Nasional

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB

Advertorial

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:21 WIB