Mamuju – Kemegahan event Gema Sulbar 2025 resmi ditutup Selasa malam, 23 September 2025. Acara spektakuler yang digelar Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ini ditutup langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, Bau Akram Dai, mewakili Gubernur Sulbar Suhardi Duka.
Ribuan masyarakat memadati kawasan Pantai Anjungan Manakarra Mamuju sejak sore hari untuk menyaksikan kemeriahan malam terakhir Gema Sulbar. Selama hampir empat jam, pengunjung disuguhkan berbagai penampilan seni tari, musik, hingga beragam kuliner dari ratusan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif Sulbar.
Puncak acara semakin pecah ketika Jacson Zeran, penyanyi asal Papua Barat yang populer dengan lagu Tabola Bale, naik ke panggung. Aksi panggungnya berhasil membuat ribuan penonton bergoyang dan larut dalam suasana pesta budaya dan hiburan yang penuh energi.
Event bertema Art and Creativity ini berlangsung sejak 21 September 2025, menghadirkan rangkaian kegiatan yang memperkuat citra Sulbar sebagai destinasi wisata budaya sekaligus wadah penggerak ekonomi kreatif.
Kepala Dinas Pariwisata Sulbar, Bau Akram Dai, menyampaikan rasa bangganya atas kesuksesan penyelenggaraan Gema Sulbar 2025.
“Gema Sulbar yang masuk dalam jajaran event terbaik KEN (Karisma Event Nusantara) tahun ini berlangsung sukses. Keterlibatan UMKM tentu menjadi dorongan besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Sulbar,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa event ini sejalan dengan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga (SDK–JSM) dalam membangun pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“Harapan kami, Gema Sulbar di tahun-tahun mendatang bisa lebih besar lagi dan melibatkan lebih banyak subsektor ekonomi kreatif dari seluruh kabupaten di Sulbar,” tambahnya.
Dengan berakhirnya Gema Sulbar 2025, masyarakat dan pelaku UMKM Sulbar semakin optimis bahwa ajang kreatif semacam ini dapat terus menjadi magnet wisata sekaligus penggerak roda ekonomi daerah.










