Mamuju – Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka, melakukan kunjungan kerja ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Balai Perbibitan Hijauan Makanan Ternak dan Inseminasi Buatan (BPHMTIB) yang berlokasi di Kalukku, Kabupaten Mamuju, Minggu (21/9/2025). Kunjungan ini fokus pada peninjauan proses pemeliharaan sekaligus pengembangbiakan kambing milik Pemprov Sulbar.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Suhardi Duka didampingi oleh Sekretaris Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Provinsi Sulbar, drh. Agus Rauf, Kepala UPTD BPHMTIB Nurdin, Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Nur Kadar, serta Kepala Bidang Tanaman Pangan Titiek Anas.
Gubernur menegaskan pentingnya pengelolaan kambing secara profesional agar bibit yang ada bisa berkembang biak dan mencukupi kebutuhan lokal.
“Kita berharap kambing yang dibagikan ini bisa terus berkembang biak. Dengan begitu, ke depan kita tidak lagi perlu membeli bibit dari luar provinsi, melainkan dapat memenuhi kebutuhan sendiri,” ujar Suhardi.
Sementara itu, drh. Agus Rauf menilai program budidaya kambing di UPTD BPHMTIB sebagai langkah strategis dalam mendorong kemandirian pangan, meningkatkan produktivitas peternakan, serta memperkuat sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ia menambahkan, dengan memanfaatkan lahan hijauan produktif seluas 2 hektare yang ditanami Turi, Indigofera, Gamal, Lamtoro, Rumput Pakchong, dan Rumput Odot, budidaya kambing di Kalukku dipastikan memiliki prospek cerah.
“Kami yakin, budidaya kambing di Kalukku akan semakin maju, produktif, dan memberi manfaat luas bagi masyarakat Sulbar,” ungkap Agus.
Kunjungan ini menjadi sinyal kuat dari Pemerintah Provinsi Sulbar untuk terus mengembangkan potensi peternakan lokal, sehingga Sulbar mampu berdiri mandiri dalam penyediaan bibit unggul kambing tanpa bergantung pada pasokan luar daerah.










