Harga Telur di Sulbar Tetap Stabil, Pemprov Siaga Hadapi Gejolak Nasional

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memastikan harga telur ayam di wilayahnya masih stabil dan aman, di tengah potensi gejolak harga nasional akibat dinamika sektor perunggasan (MBG).

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Sulbar, Abdul Waris Bestari, menegaskan bahwa hasil pemantauan harian hingga minggu kedua November 2025 menunjukkan rata-rata harga telur ayam ras di Sulbar sebesar Rp28.316 per kilogram, atau lebih rendah dari Harga Pokok Penjualan (HPP) nasional yang mencapai Rp30.000 per kilogram.

“Alhamdulillah, sampai saat ini ketersediaan telur ayam di Sulbar masih aman. Distribusi dari daerah pemasok, terutama Sulawesi Selatan, berjalan lancar dan pasokan lokal juga cukup menopang kebutuhan masyarakat,” ujar Abdul Waris di Mamuju, Rabu (12/11/2025).

Ia menambahkan, Dinas Ketahanan Pangan Sulbar terus memperkuat koordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Dinas Peternakan, Dinas Perdagangan, dan Bulog untuk memastikan harga serta stok pangan strategis tetap terkendali menjelang akhir tahun.

“Langkah antisipatif seperti operasi pasar, fasilitasi distribusi antar kabupaten, dan penguatan cadangan pangan akan segera kami aktifkan apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan,” jelasnya.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S Mengga, yang menekankan pentingnya menjaga kestabilan harga pangan untuk melindungi daya beli masyarakat.

Abdul Waris juga mengimbau agar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten/Kota memperkuat pemantauan harga dan ketersediaan harian di wilayah masing-masing serta rutin melaporkan perkembangan ke provinsi.

“Kerja sama lintas sektor sangat penting agar stabilitas harga dan pasokan tetap terjaga. Kami juga mengajak pelaku usaha dan masyarakat untuk tidak melakukan penimbunan atau spekulasi harga,” pungkasnya.

Dengan harga telur yang masih berada di bawah HPP nasional dan pasokan yang terjaga, Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat optimistis mampu menjaga stabilitas pangan dan daya beli masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru 2026.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB