Jembatan SMP Hanyut Diterjang Banjir di Hutan Lindung Mamasa, BPBD Sulbar Siaga Penuh!

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 11:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis malam (23/10/2025), memicu bencana banjir di kawasan Hutan Lindung Dusun Lombonan, Desa Lambanan, Kecamatan Mamasa. Akibat derasnya aliran sungai, jembatan menuju lokasi perkemahan siswa SMP Negeri 1 Mamasa hanyut terbawa arus, memutus akses warga dan pelajar di sekitar lokasi.

Informasi tersebut disampaikan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) usai menerima laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBD Kabupaten Mamasa pada pukul 20.43 WITA.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan infrastruktur berupa jembatan yang hanyut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena lokasi kejadian berada di kawasan aktivitas masyarakat dan pelajar.

Menindaklanjuti kejadian itu, BPBD Mamasa segera berkoordinasi dengan BPBD Sulbar, TNI, Polri, serta aparat kecamatan dan desa setempat untuk melakukan penanganan cepat dan pemantauan kondisi lapangan.

Plt. Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, mengatakan pihaknya terus memantau perkembangan situasi di Mamasa dan siap memberikan dukungan logistik maupun teknis bagi tim di lapangan.

“Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Mamasa dan instansi terkait untuk memastikan kondisi masyarakat aman serta memastikan jalur akses yang terdampak segera dapat ditangani. Ini menjadi perhatian serius karena lokasi kejadian berada di area aktivitas masyarakat dan pelajar,” ujarnya.

Yasir Fattah menegaskan bahwa langkah-langkah cepat BPBD sejalan dengan instruksi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), agar setiap perangkat daerah sigap merespons kejadian bencana dan menjadikan keselamatan warga sebagai prioritas utama.

Sebagai langkah antisipasi, BPBD Sulbar mengimbau masyarakat Mamasa dan sekitarnya untuk tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas tinggi dan peningkatan debit air sungai. Warga diminta segera melapor ke pihak berwenang jika terjadi kondisi darurat untuk menghindari jatuhnya korban.

Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pemerintah daerah bahwa cuaca ekstrem di wilayah pegunungan Mamasa masih berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB