MAMUJU — Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Forum Alumni HMI Wati (FORHATI) Sulawesi Barat resmi dilantik. Acara yang berlangsung di Ballroom Hotel Maleo pada Kamis, 18 September 2025, ini menjadi sorotan utama setelah Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), memberikan pernyataan yang sangat lugas tentang pentingnya peran KAHMI dalam pembangunan daerah.
Pelantikan pengurus yang mengusung tema “Meneguhkan Peran, Menguatkan Umat, Memajukan Daerah” ini dipimpin langsung oleh Presidium Majelis Nasional KAHMI, Dr. Ir. H. Herman Kheron. Dalam momen ini, Syamsul Samad secara resmi menjabat sebagai Koordinator Presidium Majelis Wilayah KAHMI Sulbar untuk periode 2024-2029.
Dalam sambutannya, Gubernur SDK menegaskan bahwa KAHMI bukanlah organisasi biasa. Ia menyebutnya sebagai sebuah jaringan kekuatan yang memiliki pengaruh besar dan sangat dibutuhkan dalam menghadapi tantangan zaman. “Orang yang punya jaringan dari tingkat daerah hingga nasional, itulah yang bisa bertarung dan mengarungi gelombang kehidupan,” ujarnya penuh keyakinan.
SDK tak ragu memuji KAHMI sebagai organisasi yang disegani di Indonesia. “Hampir di semua institusi, ada pengaruh KAHMI,” tegasnya. Lebih dari itu, ia mengakui secara terbuka bahwa KAHMI dan FORHATI adalah mitra strategis bagi pemerintahannya.
“Saya bisa jadi gubernur juga karena KAHMI. Jaringan saya ada di sini, dan organisasi ini selalu membantu pemerintah dalam mendorong pembangunan di Sulawesi Barat,” kata SDK, menyoroti eratnya hubungan personal dan profesionalnya dengan organisasi tersebut.
Gubernur SDK menantang pengurus KAHMI dan FORHATI yang baru dilantik untuk berkontribusi secara nyata. Ia mengajak mereka fokus pada sejumlah misi strategis, antara lain: mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperluas jejaring dan hilirisasi produk daerah.
Meskipun menyadari keterbatasan APBD, SDK tetap optimistis. Ia meyakini, dengan efisiensi anggaran dan dukungan dari jejaring yang kuat seperti KAHMI, Sulawesi Barat bisa semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera. “Ini adalah kerja besar kita ke depan,” tutupnya.
Pelantikan ini menjadi penanda dimulainya kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan KAHMI. Diharapkan, sinergi ini akan menjadi motor penggerak untuk mewujudkan visi pembangunan Sulawesi Barat yang lebih baik.










