Iklan Google AdSense

Kembangkan Komoditi Jagung, Desa Balla Satanetean Gandeng Peneliti BPTP & Balitsereal

- Jurnalis

Selasa, 12 November 2019 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMASA, RAKYATTA.CO — Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Program Inovasi Desa yang terus di genjot di Desa Balla Satanetean dinilai sejalan dengan Nawa Cita Presiden Jokowi dan Visi Misi Gubernur/Wakil Gubernur Sulbar dan Bupati/Wakil Bupati Mamasa terimplementasi secara baik di desa ini.

Iklan Bersponsor Google

Lewat Program Mandiri Cerdas Sehat (MARASA) Program Pemberdayaan Masyarakat Bidang Pertanian, Desa Balla Sataneten akan mengembangkan komoditi jagung varietas “Sukmaraga” dalam upaya peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Tak tanggung-tanggung, dalam merealisasikan program ini, Desa Balla Satanetenan menggandeng dua lembaga dari Kementerian Pertanian RI yakni Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kantor Mamuju, Sulbar dan Balai Penelitian Tanaman Serealia (Balitsereal) kantor Maros, Sulsel

Hal ini sesuai keterangan Kepala Desa Balla Satanetetean, Yusuf Rahmat, saat kegiatan Temu Teknis Pertanian Kelompok Tani Jagung Desa Balla Satanetean yang digelar pada Selasa, 12 Nobember 2019, yang menghadirkan peneliti BPTP, M. P. Sirappa dan H. Arsyad Biba dari Balitsereal dan juga dosen Fakultas Pertanian, Peternakan dan Kehutanan, Universitas Muslim Maros

Baca Juga :  Dalam rangka HUT bhayangkara 77 kodim 1428/ Mamasa dan polres Mamasa laksanakan giat sosial donor darah di Mako polres Mamasa

Yusuf Rahmat menjelaskan, program penanaman jagung ini merupakan kegiatan program MARASA dari Provinsi Sulbar yang bertujuan untuk peningkatan ekonomi masyarakat desa. Lanjutnya, kalau mau ekonomi masyarakat meningkat maka harus ada keseriusan dan kemauan tetapi tidak cukup hanya itu, pengetahuan dan keahlian teknologi pertanian dan bibit yang berkualitas juga mendukung.

Sehingga untuk mencapai hasil yang maksimal maka pihaknya menggandeng dua lembaga dari Kementerian Pertanian RI yaitu BPTP untuk transfer pengetahuan inovasi teknologi pertanian kepada masyarakat agar mengetahui cara peningkatan produktivitas jagung dan Balitsereal untuk mendapat bibit jagung sertifikasi dengan kualitas terbaik.

Kades Yusus Rahmat berharap komoditi jagung bisa menjadi produk unggulan desanya sehingga tidak hanya melibatkan warga dari kaum laki-laki tetapi juga warga perempuan untuk pengetahuan proses olah pasca panen pada industri rumah tangga. Pada program ini, Pemdes Balla Satanetean membagikan bibit jagung dan pupuk gratis kepada kelompok tani yang ada di Desa Balla Satanetean.

Baca Juga :  15.800 Warga Mamasa Siap Terima Bantuan 20 Kg Beras dari Bulog

Yusuf Rahmat juga menargetkan dengan menggandeng dua lembaga dari Kementerian Pertanian RI, Balla Satanetean bisa menjadi sentra penangkaran bibit jagung Sukmaraga di Mamasa.

Peneliti BPTP Sulbar, M. P. Sirappa dalam materi sosialisasi Inovasi Teknologi Peningkatan Produksi Jagung, menyampaikan hal-hal penting yang harus diketahui petani dalam menanam jagung antara lain seperti pola curah hujan, jenis tanah, kesesuaian lahan, PH tanah, dan strategi peningkatan produksi, pola tumpangsari jagung dengan tanaman pangan lainnya.

Sirappa juga menjelaskan faktor kunci keberhasilan peningkatan produksi jagung antara lain benih bermutu, varietas unggul atau berlabel, pengaturan jarak tanam, pemupukan spesifik, pengaturan irigasi, PHTG, Panen dan Pasca Panen dan teknik budidaya lainnya.

Sementara, Arsyad Biba menjelaskan bahwa jagung varietas Sukmaraga cocok untuk dataran tinggi seperti Mamasa, toleran dengan kemasaman tanah, potensi hasil mencapai 8 ton per hektar dengan umur 108 hari. Varietas ini termasuk VUB jagung komposit yang bisa ditanam kembali hingga 3-5 generasi. (Leo/MdB)

Iklan Google AdSense

Berita Terkait

KLHK Kucurkan Bantuan, Mamasa Siap Revolusi Pengelolaan Sampah
Dua Gereja di Mamasa Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp 25 Juta
Festival Literasi Mamasa 2025 Resmi Dibuka, Bunda Literasi Dikukuhkan
Bupati Mamasa Tegas! Program Rehabilitasi Hutan Jangan Sekadar Laporan
Bupati Mamasa Welem Sambolangi Tegas! Kurangi Rapat, Perbanyak Aksi Tangani Stunting & Kemiskinan Ekstrem
Bupati Mamasa Gaspol Seleksi Eselon II: Hanya yang Kompeten Bertahan di Kursi Strategis
Safari Maraton Bupati Mamasa: 7 Desa Disambangi, Aspirasi Rakyat Diserap hingga Tengah Malam
Bupati Welem Rombak Kepala Puskesmas, Tenaga Nakes Mamasa Bakal Disebar
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Agustus 2025 - 18:47 WIB

KLHK Kucurkan Bantuan, Mamasa Siap Revolusi Pengelolaan Sampah

Minggu, 24 Agustus 2025 - 00:42 WIB

Dua Gereja di Mamasa Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp 25 Juta

Jumat, 22 Agustus 2025 - 21:22 WIB

Festival Literasi Mamasa 2025 Resmi Dibuka, Bunda Literasi Dikukuhkan

Jumat, 22 Agustus 2025 - 21:20 WIB

Bupati Mamasa Tegas! Program Rehabilitasi Hutan Jangan Sekadar Laporan

Rabu, 13 Agustus 2025 - 15:48 WIB

Bupati Mamasa Welem Sambolangi Tegas! Kurangi Rapat, Perbanyak Aksi Tangani Stunting & Kemiskinan Ekstrem

Berita Terbaru