Pemprov Sulbar Luncurkan Program Pangan Bergizi di Majene, Wujud Nyata Komitmen Atasi Stunting dan Kemiskinan

- Jurnalis

Rabu, 8 Oktober 2025 - 12:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJENE – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) melalui Dinas Ketahanan Pangan Sulbar resmi meluncurkan program pemberian makanan bergizi bagi balita dan ibu hamil di Desa Bonde Utara, Kecamatan Pamboang, Kabupaten Majene, Rabu (8/10/2025). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari Misi Ketiga Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, yakni membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Tenaga Ahli Gubernur Bidang Pemuda dan Olahraga, Bayu Aditya Pratama A. SE, bersama jajaran Pemprov Sulbar. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Abd Waris Bestari, menjelaskan bahwa bantuan pangan bergizi ini diberikan kepada 64 penerima manfaat, terdiri dari 63 balita dan 1 ibu hamil.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen dan janji Gubernur Sulbar untuk membangun generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Tidak hanya sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian dan tanggung jawab sosial,” ujar Waris.

Ia menambahkan bahwa Desa Bonde Utara merupakan salah satu lokus program Pastipadu (Penanganan Stunting dan Kemiskinan secara Terpadu) di Provinsi Sulawesi Barat. Melalui program ini, diharapkan penanganan gizi buruk dan stunting dapat dilakukan secara berkelanjutan dan terukur.

Adapun bentuk dan anjuran konsumsi bantuan pangan bergizi tersebut meliputi:

Telur: 2 butir per hari untuk setiap balita dan ibu hamil selama dua minggu pertama hingga dua bulan ke depan (setiap penerima menerima 2 rak telur setiap bulan).

Beras: dikonsumsi setiap hari sebagai sumber karbohidrat utama.

Abon dan susu full cream: dikonsumsi 2–3 kali dalam seminggu sebagai sumber protein hewani dan energi tambahan.

Menurut Waris, program ini bukan hanya sebatas penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi gerakan sosial berkelanjutan untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat memiliki akses adil terhadap pangan bergizi dan protein hewani berkualitas.

“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak agar distribusi pangan tepat sasaran dan efisien. Dukungan dari camat, kepala desa, dan kepala puskesmas sangat penting untuk menjaga keberlanjutan program ini. Mari kita terus bergandengan tangan mengatasi persoalan ketahanan pangan dan stunting di Sulbar,” tandasnya.

Melalui langkah konkret ini, Pemprov Sulbar menunjukkan komitmen kuat dalam membangun generasi masa depan yang sehat dan produktif, sekaligus memperkuat fondasi kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Berita Terkait

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB