Mamuju, –Penelitian masyarakat atau Litmas merupakan kegiatan penelitian untuk mengetahui latar belakang kehidupan Warga Binaan yang dilaksanakan oleh Bapas untuk mengumpulkan data dan informasi Warga Binaan dengan melakukan wawancara dan observasi untuk mengetahui latar belakang kehidupan Warga Binaan seperti yang terlihat pada pantauan pelaksanaan Litmas Warga Binaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Mamuju bertempat di Pos Bapas, (05/06).
Iklan Bersponsor Google
Litmas sendiri merupakan parameter yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Rutan untuk dapat menilai bagaimana perubahan perilaku Warga Binaan . Selain itu, Litmas ini juga berperan sebagai salah satu syarat dalam memperoleh Hak Integrasi seperti Pembebasan Bersyarat, Cuti Bersyarat dan Cuti Menjelang Bebas. Adapun Warga Binaan yang dilitmas yakni delapan orang yang terdiri dari tiga Warga binaan untuk program Cuti Bersyarat dan lima orang untuk program Pembebasan Bersyarat . Petugas Pembimbing Kemasyarakatan yang melakukan Litmas yakni Taswin, S.Kep, H. Muh. Akram Syawal, S. Kom, Aswar Saputra, S. Psi dan Ahmad J, S.Hi.
Ditemui secara terpisah Kepala Subseksie Pelayanan Tahanan, Baskoro Asri Nurmahdi, A. Md. P, S.H, mengatakan
Litmas ini sebagai langkah awal dari tahapan pembinaan, sebagai langkah untuk melakukan penilaian Warga Binaan, dalam langkah menentukan program perawatan dan pembinaan yang terbaik serta perolehan hak – hak Integrasi sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Dengan adanya litmas ini diharapkan pola pembinaan serta pemenuhan hak akan berjalan dengan efektif dan bermanfaat bagi Warga Binaan,” ucap Baskoro.
Sementara itu, secara terpisah, Kakanwil Kemenkumham Sulbar, Pamuji Raharjq mendukung upaya yang dilakukan oleh jajaran Rutan Mamuju.
“Sehingga melalui Pelaksanaan kegiatan ini, diharapkan dapat memberi dampak terhadap peningkatan kinerja di jajaran Kanwil Kemenkumham Sulbar” tutup salah seorang Kakanwil unit wilayah di bawah kepemimpinan Menkumham, Yasonna itu.
Iklan Google AdSense