Prof. Basri Hasanuddin: Panca Daya SDK–JSM Bagus Secara Konsep, Tapi Harus Fokus dan Terukur

- Jurnalis

Rabu, 12 November 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Akademisi Universitas Hasanuddin sekaligus tokoh pembentukan Provinsi Sulawesi Barat, Prof. Basri Hasanuddin, menilai konsep pembangunan Panca Daya yang diusung Gubernur Sulbar Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Salim S Mengga (JSM) merupakan langkah strategis yang tepat secara konseptual. Namun, ia mengingatkan bahwa kunci keberhasilannya terletak pada fokus implementasi dan konsistensi pelaksanaan di lapangan.

“Panca Daya itu bagus secara konsep, tapi implementasinya harus fokus. Tidak mungkin membangun semuanya sekaligus. Harus ditentukan skala prioritas yang paling penting, baru dikerjakan secara tuntas,” ujar Prof. Basri usai menghadiri pelantikan Sekda Sulbar, Senin (10/11/2025).

Ia menegaskan, strategi pembangunan yang terlalu menyebar justru berisiko menghasilkan capaian yang dangkal dan tidak berkelanjutan. Karena itu, pemerintah daerah perlu memilih sektor unggulan paling potensial untuk digarap secara intensif agar dampaknya dapat langsung dirasakan masyarakat.

“Menyebarkan kebijakan ke banyak sektor dengan daya dukung kecil itu kurang tepat. Lebih baik fokus besar di satu atau dua sektor prioritas agar hasilnya nyata,” tambahnya.

Basri juga mengapresiasi arah pembangunan Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan SDK–JSM yang dinilai memiliki arah jelas, khususnya dalam penguatan sektor riil. Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tidak terjebak dalam program seremonial tanpa hasil konkret.

Dalam konteks pertumbuhan ekonomi Sulbar yang kini mencapai 5,83 persen, Prof. Basri menilai momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperdalam efektivitas kebijakan pembangunan.

“Angka pertumbuhan itu menunjukkan potensi besar. Tapi agar berkelanjutan, implementasi kebijakan harus punya fokus dan arah yang terukur,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa keberhasilan visi Panca Daya sangat bergantung pada kemampuan pemerintah daerah dalam memadukan daya alam, daya manusia, dan daya kebijakan secara seimbang.

“Sulbar punya kekuatan alam yang luar biasa, tapi kalau tidak dibarengi dengan daya manusia dan daya kebijakan yang kuat, hasilnya tidak optimal,” tuturnya.

Dengan kepemimpinan yang solid dan sinergi antar lembaga, Prof. Basri optimistis visi pembangunan Sulbar akan berjalan sesuai harapan.

“Kalau semua elemen bergerak satu arah, fokus pada skala prioritas, saya yakin Panca Daya bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat Sulbar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB