Puluhan Tahun Kekeringan Berakhir, Petani Buttu Pana Panen Raya Berkat Sentuhan PSDA Sulbar

- Jurnalis

Jumat, 31 Oktober 2025 - 13:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

POLMAN — Setelah puluhan tahun bergelut dengan keterbatasan air, senyum lebar akhirnya merekah di wajah para petani di wilayah Buttu Pana, Desa Jambu Malea, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar. Upaya panjang untuk mengatasi kesulitan irigasi kini terbayar lunas. Berkat kerja keras UPTD Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat, petani di kawasan ini akhirnya menikmati panen raya yang merata untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade.

Keberhasilan ini menjadi bukti nyata dari visi dan misi Gubernur Sulbar Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yang menekankan pentingnya pertumbuhan ekonomi inklusif melalui pemerataan pembangunan, termasuk sektor pertanian berbasis air.

Kepala UPTD PSDA Sulbar, Adien Herlinawati, mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi kuat antara petani, pengurus P3A Buttu Pana’, dan dukungan GP3A Sambulo Bulo.

“Sudah puluhan tahun wilayah ini belum pernah merasakan panen yang merata seperti tahun ini. Alhamdulillah, berkat kerja bersama dan pembenahan sistem pengairan, hasilnya sangat membanggakan,” tutur Adien, Jumat (31/10/2025).

Pada musim tanam II tahun 2025–2026, wilayah Blok 9 (BL.9) Buttu Pana’ mencatat capaian luar biasa: 30 hektare lahan produktif berhasil digarap optimal, dengan tambahan 40 hektare lahan baru siap ditanami. Produktivitas pun melonjak tajam, mencapai 9–10 ton per hektare, sebuah rekor baru bagi kawasan yang dulu kerap gagal panen akibat kekeringan.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Sulbar, Surya Yuliawan, menegaskan komitmen pihaknya untuk menjaga keberlanjutan hasil ini melalui pemeliharaan dan peningkatan jaringan irigasi.

“Kami tidak berhenti di sini. Target kami, seluruh lahan potensial bisa produktif agar kesejahteraan petani terus meningkat,” tegasnya.

Kini, Buttu Pana menjadi simbol kebangkitan pertanian pedesaan di Sulawesi Barat. Dari lahan yang dulunya kering dan tak terurus, kini menjelma menjadi hamparan hijau yang subur dan produktif. Bukti bahwa kerja keras, kolaborasi, dan kepedulian terhadap pengelolaan sumber daya air mampu mengubah nasib masyarakat—dari kesulitan menuju kesejahteraan.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB