SDK Gaspol ke PT SMI: Pastikan Pembangunan Sulbar Tak Mandek Meski Anggaran Dipangkas

- Jurnalis

Rabu, 5 November 2025 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA — Di tengah kebijakan efisiensi fiskal pemerintah pusat, Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka (SDK) menunjukkan langkah cepat dan strategis. Pada Selasa, 4 November 2025, SDK melakukan audiensi dengan jajaran PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) di kantor pusat Jakarta untuk memastikan pembangunan infrastruktur Sulbar tidak berhenti di tengah jalan.

Dalam pertemuan tersebut, SDK menyampaikan bahwa pemerintah pusat berencana melakukan penyesuaian fiskal tahun 2026 yang berimbas pada pemotongan anggaran sebesar Rp330 miliar dari rencana pendapatan dan belanja daerah Sulbar. Meski begitu, ia menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga stabilitas pembangunan daerah.

“Dalam kondisi fiskal yang ketat ini, kami tetap berkomitmen menjaga stabilitas pembangunan. Salah satu opsi yang kami pertimbangkan adalah menambah pinjaman baru guna menata kembali kewajiban pembiayaan yang sudah berjalan, tanpa mengganggu hak-hak dasar masyarakat dan ASN, khususnya tunjangan guru dan TPP pegawai negeri,” ujar SDK dengan tegas.

Diketahui, sebelum pemerintahan SDK–JSM, Pemprov Sulbar masih memiliki utang sebesar Rp280 miliar kepada PT SMI yang hingga kini masih berjalan. Namun, SDK menegaskan bahwa utang tersebut tidak boleh menjadi beban masa lalu, melainkan harus dikelola secara profesional dan produktif agar pembangunan tetap berlanjut.

“Sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur, kami memikul amanah besar rakyat Sulbar untuk merealisasikan Pancadaya Sulbar sebagaimana janji kampanye yang kini telah tertuang dalam RPJMD 2025–2030. Karena itu, kami memilih untuk bekerja, bukan mengeluh, dan mencari solusi konkret,” tambah SDK.

Dalam audiensi tersebut, SDK turut didampingi oleh Wakil Ketua DPRD Sulbar Hj. Suraidah Suhardi, Ketua Komisi I DPRD Syamsul Shanad, Sekda Provinsi Sulbar Junda Maulana, serta jajaran biro dan tim teknis seperti Murdanil dari Biro Perekonomian dan Pembangunan, serta Hajrul Malik, Tenaga Ahli Bidang Kerja Sama Antar Lembaga.

Pertemuan itu menjadi bukti bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat tidak tinggal diam menghadapi tekanan fiskal, melainkan terus mencari terobosan pembiayaan inovatif agar agenda pembangunan daerah — dari infrastruktur, pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat — tetap berjalan tanpa mengorbankan kepentingan rakyat.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru