MAMUJU — Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Suhardi Duka (SDK), menyerahkan Truk Sampah kepada tiga kabupaten, yakni Mamuju, Majene, dan Polewali Mandar, sebagai bentuk nyata kepedulian Pemerintah Provinsi terhadap penanganan persoalan sampah yang masih menjadi tantangan di daerah.
Penyerahan secara simbolis berlangsung di Kantor Gubernur Sulbar, Rabu (15/10/2025), dan diterima langsung oleh Bupati Majene Andi Achmad Sukri, Bupati Mamuju Sutinah Suhardi, serta Wakil Bupati Polewali Mandar Andi Nursami Masdar.
Dalam sambutannya, Gubernur SDK menegaskan bahwa pengadaan truk sampah tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemprov Sulbar untuk memperkuat sistem pengelolaan lingkungan hidup di tingkat kabupaten. Ia mengakui bahwa sampah kini menjadi masalah serius di enam kabupaten, sehingga perlu langkah kolaboratif dan bertahap untuk mengatasinya.
“Tahun ini kita baru bisa menyerahkan untuk tiga kabupaten. Tahun depan akan menyusul tiga kabupaten lainnya. Semua harus kebagian, karena penanganan sampah ini adalah kebutuhan mendesak,” ujar Suhardi Duka.
Ia menambahkan, keterbatasan fiskal daerah tidak menjadi alasan untuk menunda langkah-langkah strategis dalam menjaga kebersihan lingkungan. Pemerintah provinsi berkomitmen melanjutkan program bantuan sarana pengelolaan sampah hingga seluruh daerah di Sulbar memiliki armada yang memadai.
Sementara itu, Wakil Bupati Polewali Mandar Andi Nursami Masdar menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Sulbar. Menurutnya, bantuan ini sangat berarti dalam memperkuat upaya daerahnya mengatasi masalah sampah yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen agar persoalan sampah tidak lagi menjadi masalah utama di Polewali Mandar. Dengan dukungan pemerintah provinsi dan kesadaran masyarakat, kita optimis bisa wujudkan Polman yang bersih dan sehat,” ujar Nursami.
Langkah Gubernur SDK ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak. Selain menunjukkan perhatian pada isu lingkungan, inisiatif tersebut juga dinilai sejalan dengan visi Sulbar Maju dan Lestari, yang menempatkan kebersihan dan kesehatan lingkungan sebagai salah satu pilar utama pembangunan daerah.










