Sulbar Gempur Stunting & Kemiskinan Ekstrem, Bantuan Pangan Murah dan Gizi Meluncur di Majene

- Jurnalis

Minggu, 14 September 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAJENE – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan terus tancap gas menurunkan angka stunting dan kemiskinan ekstrem di daerah. Sabtu (13/9/2025) malam, berbagai program bantuan pangan disalurkan khusus untuk masyarakat Kabupaten Majene.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Sulbar, Abdul Waris Bestari, mengungkapkan bahwa sejumlah kegiatan peningkatan ketahanan pangan segera digulirkan. Di antaranya, pemberian benih sayuran kepada tiga kelompok tani di Desa Pamboborang, Baruga Dua, dan Kelurahan Rangas.

Tak hanya itu, intervensi gizi juga difokuskan bagi ibu hamil dan bayi di Desa Ulumanda, Kecamatan Ulumanda, serta Desa Bonde Timur, Kecamatan Pamboang. Bantuan berupa beras, telur, hingga susu siap digelontorkan demi memperkuat ketahanan gizi keluarga.

“Bantuan ini selaras dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka agar penyaluran tepat sasaran. Bukan hanya mendukung petani, tapi juga menyasar keluarga rentan untuk menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem,” jelas Waris.

Selain program bantuan pangan, Pemprov Sulbar juga menggulirkan Gerakan Pangan Murah (GPM) dengan subsidi 20–30 persen dari harga pasar, hasil kerja sama dengan Pemkab Majene. Program ini diyakini dapat membantu daya beli masyarakat di tengah tingginya harga kebutuhan pokok.

“Kami mengimbau masyarakat agar bijak dalam berbelanja. Belilah sewajarnya, agar semua warga bisa menikmati manfaatnya,” tandasnya.

Dengan langkah konkret ini, Pemprov Sulbar optimis Majene dapat menjadi contoh daerah yang tangguh pangan sekaligus berhasil menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem.

Berita Terkait

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai
Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 13:42 WIB

Polsek Kalumpang dan BKO Polresta Mamuju Sigap Tangani Perkelahian Antar Desa, Hasil Mediasi Sepakat Damai

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Tingkatkan Kinerja, Jaga Kepercayaan Publik

Senin, 8 Jun 2026 - 08:23 WIB