Sulbar Genjot Pemenuhan Data Spasial, Perkuat Perencanaan Pembangunan Presisi

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju, 25 September 2025 – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) menegaskan komitmennya mempercepat pemenuhan data spasial. Hal ini mengemuka dalam Rapat Koordinasi Simpul Jaringan Geospasial Tahun 2025 yang digelar di Ruang Rapat RPJMD Bapperida Sulbar, Kamis (25/9).

Rakor yang dipimpin Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bapperida, Arjanto, mewakili Kepala Bapperida Sulbar Junda Maulana, menghadirkan 22 perangkat daerah lintas sektor. Forum ini menjadi ajang konsolidasi untuk menyatukan langkah dalam mendukung perencanaan pembangunan yang akuntabel, terintegrasi, dan berbasis spasial.

Menurut Arjanto, data spasial adalah fondasi pembangunan daerah yang presisi, inklusif, dan berkelanjutan sesuai visi Panca Daya Gubernur Sulbar, Suhardi Duka dan Wakilnya Salim S Mengga.

“Masih ada sekitar 34 persen data yang belum tersedia di portal Satu Data Sulbar. Banyak OPD juga belum memiliki data spasial siap pakai. Karena itu, kami dorong percepatan identifikasi dan pemenuhan data sesuai Katalog Unsur Geografi Indonesia (KUGI) maupun data tambahan yang relevan,” tegasnya.

Sejumlah tantangan terungkap, mulai dari batas desa yang belum tuntas, perpindahan operator data tanpa transfer pengetahuan, hingga keterbatasan SDM dan sarana prasarana. Contohnya, Dinas Koperindag mengeluhkan belum tersedianya data UMKM dari BPS di tingkat OPD, sehingga sulit dipetakan secara geospasial.

Menjawab hal ini, Bapperida menekankan lima langkah strategis tindak lanjut, yaitu:

Usulan operator data baru paling lambat 26 September 2025.

Pembaruan data hasil kerja sama dengan Universitas Hasanuddin.

Penyusunan daftar data berdasarkan KUGI dan tambahan relevan.

Identifikasi kebutuhan peningkatan kapasitas SDM serta sarana prasarana.

Penyampaian hasil identifikasi ke Sekretariat Satu Data Provinsi melalui Bapperida.

Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal transformasi tata kelola data spasial demi mewujudkan perencanaan berbasis THIS (Tematik, Holistik, Integratif, dan Spasial).

“Bapperida sebagai simpul koordinasi akan memastikan setiap program pembangunan di Sulbar berangkat dari peta yang utuh, terverifikasi, dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal
Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia
Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:33 WIB

Ridwan Djafar: Momentum Piala Dunia 2026 Jadi Stimulus Ekonomi Lokal

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:28 WIB

Sulbar Masuk 10 Besar Nasional, Capaian Epdeskel Lampaui Rata-rata Indonesia

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Tingkatkan Kinerja, Jaga Kepercayaan Publik

Senin, 8 Jun 2026 - 08:23 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar Buka Lomba Kicau Mania Hari Bhayangkara ke-80

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:02 WIB