Sulbar Mantapkan Sinergi Nasional: Junda Maulana Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Pusat-Daerah untuk Pembangunan Berkelanjutan

- Jurnalis

Selasa, 28 Oktober 2025 - 19:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAWA BARAT — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Barat menegaskan komitmennya untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penyusunan, pelaksanaan, hingga evaluasi program prioritas pembangunan nasional dan daerah.

Komitmen tersebut tercermin dari kehadiran Pelaksana Harian Sekretaris Daerah sekaligus Kepala Bapperida Sulbar, Junda Maulana, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Non-Kementerian dengan Pemerintah Daerah, yang digelar di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada 26–29 Oktober 2025.

Rakornas ini mempertemukan seluruh Sekretaris Daerah dan Kepala Bappeda dari tingkat provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia. Forum strategis tersebut menjadi wadah penyelarasan arah kebijakan pembangunan agar program nasional dan daerah saling terintegrasi, berorientasi hasil, dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dalam arahannya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan peran vital Sekretaris Daerah sebagai motor penggerak reformasi birokrasi, sementara Bappeda berfungsi sebagai pusat perencanaan pembangunan yang berbasis data, terukur, dan berorientasi pada hasil nyata. Ia juga menegaskan pentingnya peningkatan sinergi pusat dan daerah agar program pembangunan berjalan efektif dan tepat sasaran.

Menanggapi hal itu, Junda Maulana menyebut arahan Mendagri sejalan dengan semangat transformasi tata kelola pemerintahan yang tertuang dalam misi kelima Gubernur Sulbar, Suhardi Duka (SDK), dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

“Bagi kami di Sulawesi Barat, Rakor ini adalah momentum penting untuk menyatukan langkah dan mengevaluasi arah pembangunan. Di tengah keterbatasan anggaran dan meningkatnya tuntutan pelayanan publik, kerja sama antara pusat dan daerah bukan lagi sekadar pilihan, tetapi sudah menjadi keharusan,” ujar Junda.

Ia menambahkan, Pemprov Sulbar berkomitmen memperkuat integrasi antara perencanaan dan penganggaran berbasis kinerja, serta meningkatkan efektivitas koordinasi lintas sektor melalui peran strategis Sekda. Selain itu, Bapperida Sulbar akan terus mengoptimalkan fungsinya sebagai pusat data, analisis kebijakan, dan fasilitator kolaborasi lintas sektor untuk mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam kesempatan itu, Mendagri juga menyoroti pentingnya pengelolaan pendapatan daerah yang inovatif dan efisien tanpa membebani masyarakat, dengan mencontohkan keberhasilan Kabupaten Banyuwangi dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sistem digital yang transparan dan terintegrasi.

Menutup kegiatan, Junda Maulana menegaskan bahwa Pemprov Sulbar akan terus mendorong inovasi tata kelola pemerintahan, termasuk dalam pengelolaan PAD dan penyusunan kebijakan berbasis data.

“Keberhasilan pembangunan tidak semata ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi oleh ketepatan arah, kekuatan koordinasi, dan keberanian untuk berinovasi. Rakor ini menjadi pengingat bahwa transformasi birokrasi dan perencanaan yang berkualitas adalah fondasi utama bagi Indonesia yang lebih maju dan inklusif,” pungkasnya.

Rakornas ini diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi dan komitmen bersama seluruh pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan nasional yang berkeadilan, efisien, dan berkelanjutan, sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru