Sulbar  Provinsi Pertama Keluarkan Pergub Perlindungan PMI Di Indonesia 

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2020 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Sulbar adalah  provinsi pertama di Indonesia yang berani mengambil keputusan politik yang telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang  perlindungan Pekerja Imigran Indonesia (PMI).

Hal tersebut dikemukakan Kepala Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI),  Benny Ramdhani, pada acara tatap muka Pemprov Sulbar bersama Pemkab Polman dan BP2MI dirangkaikan makan malam bersama, yang berlangsung di Hotel Ratih, Polman, Rabu, 16 September 2020.

Benny menuturkan, keseriusan Pemprov Sulbar dalam menyikapi permasalahan PMI dinilai tidak hanya dibuktikan melalui Pergub perlindungan PMI yaitu Pergub Nomor 15 tahun 2020, melainkan turut pula didukung oleh pembangunan pelabuhan pertama untuk para pekerja imigran yang mengalami deportasi dari Negeri Jiran Malaysia. 

“Hal ini sangat jarang diterapkan di berbagai kota tetangga. Pelabuhan bagi para PMI yang mengalami deportasi dari Malaysia ini memang sangat luar biasa dan hal tersebut membuat saya harus hadir di Sulbar,”pungkas Benny

Benny mengungkapkan, Sulbar merupakan salah satu daerah penyumbang PMI yang cukup tinggi setiap tahunnya yakni mencapai 200 ribu orang. Menurutnya sangat disayangkan karena banyak PMI menempuh jalan ilegal yang tidak resmi, sehingga beresiko tidak dilindungi oleh negara yang telah dibuat oleh BP2MI dan itu merugikan negara atau sumbangan devisa.

BP2MI sebelumnya bernama Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) adalah sebuah lembaga pemerintah non departemen di Indonesia yang mempunyai fungsi pelaksanaan kebijakan di bidang penempatan dan perlindungan tenaga  asing. 

Wakil Bupati Polman, Muh. Natsir Rahmat menyampaikan,  kegiatan tersebut merupakan ajang silaturrahmi seluruh stakeholder terkait, sekaligus sebagai ajang membangun sinergitas antara Pemprov Sulbar, Pemkab dan pihak BP2MI, sehingga outputnya masyarakat Sulbar secara umum  dapat lebih terjamin dalam menjalani atau melakoni peran sebagai PMI.

Kegiatan tersebut turut dihadiri para Kepala OPD dan Forkopimda Sulbar serta undangan lainnya. (farid) 

Berita Terkait

Komisi II DPRD Sulbar Belajar Strategi APBD Perubahan dari Sulsel
Aset Pemprov Sulbar Diklaim Pihak Lain, Biro Hukum Bergerak ke Kejati
Pemprov Sulbar Tancap Gas Transformasi Digital, Evaluasi PEMDI 2026 Dimulai
Sinergi Pemprov- Polda Sulbar, Gerakkan Agen Perlinsos Lewat Program Peduli Tetangga
Sandeq Silumba 2026 Sukses Digelar, Pelita Alam Mina Karya Keluar Sebagai Juara Umum
Dari Palipi Majene, Sandeq Silumba 2026 Bidik Pariwisata dan Investasi
Pelajar Keluyuran Saat Jam Sekolah, Satpol PP Sulbar Gelar Operasi di Mamasa
80 Sandeq Membelah Laut Pamboang, Angin Kencang Jadi Tantangan Etape Kedua
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Belajar Strategi APBD Perubahan dari Sulsel

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:52 WIB

Aset Pemprov Sulbar Diklaim Pihak Lain, Biro Hukum Bergerak ke Kejati

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:49 WIB

Pemprov Sulbar Tancap Gas Transformasi Digital, Evaluasi PEMDI 2026 Dimulai

Selasa, 29 September 2026 - 00:11 WIB

Sinergi Pemprov- Polda Sulbar, Gerakkan Agen Perlinsos Lewat Program Peduli Tetangga

Senin, 28 September 2026 - 10:55 WIB

Sandeq Silumba 2026 Sukses Digelar, Pelita Alam Mina Karya Keluar Sebagai Juara Umum

Berita Terbaru