Mamuju – Lembaga Pengembangan Pesparawi Daerah (LPPD) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar audiensi penting dengan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, pada Senin (29/9/2025). Pertemuan ini menjadi langkah strategis jelang partisipasi Sulbar dalam Pekan Pesparawi Nasional yang akan diselenggarakan di Papua dalam waktu dekat.
Ketua LPPD Sulbar, Yakub F. Solon, menyampaikan bahwa kesiapan peserta Sulbar dalam lomba Pesparawi sudah mencapai 100 persen. Namun, tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah soal penganggaran. “Untuk persiapan mengikuti kegiatan, kami sudah 100 persen siap. Namun, kendala utama kami adalah penganggaran karena adanya kebutuhan efisiensi,” ujarnya.
Yakub menegaskan, efisiensi anggaran menjadi fokus utama agar persiapan dan partisipasi Sulbar dapat berjalan optimal meskipun dengan sumber daya yang terbatas. “Kami tetap berkomitmen menampilkan yang terbaik dari Sulbar di ajang nasional ini,” tambahnya.
Audiensi tersebut diharapkan mampu memperkuat dukungan pemerintah provinsi dalam membina dan mengembangkan Pesparawi. Kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang lomba seni dan musik keagamaan, tetapi juga sebagai medium penting untuk mempromosikan kekayaan budaya Sulbar di kancah nasional.
Gubernur Suhardi Duka memberikan apresiasi atas langkah proaktif LPPD Sulbar. Ia menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan terus memberikan dukungan penuh, baik secara moral maupun administratif, agar delegasi Sulbar mampu tampil maksimal dan membawa nama harum provinsi di tingkat nasional.
Dengan kesiapan peserta yang matang, strategi efisiensi anggaran, serta dukungan penuh dari pemerintah, Sulbar diyakini mampu memberikan penampilan terbaiknya di Pekan Pesparawi Nasional. Kesiapan ini juga menjadi bukti nyata komitmen Sulbar dalam mengembangkan potensi seni dan budaya keagamaan, sekaligus memperkuat identitas Sulbar di mata nasional.










