Jika Ada Sinergi Antara Pemerintah Daerah, Prospek Ekonomi Sulbar 2020 Akan Lebih Baik

- Jurnalis

Kamis, 5 Desember 2019 - 05:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU, RAKYATTA.CO — Wakil Gubernur Sulbar , Enny Anggraeni Anwar mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Pemerintah Kabupaten se-Sulbar, untuk berkolaborasi dengan Bank Indonesia ( BI ) demi mempercepat pembangunan Sulbar.

Hal tersebut disampaikan dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (BI) Sulbar, yang berlangsung di Ballroom Grand d’Maleo Hotel Mamuju, Kamis 5 Desember 2019.

Enny menuturkan, penguatan sinergitas antar lembaga diharapkan dapat mencapai target pembangunan Sulbar yang maju dan malaqbi.

“Mari kita bersinergi untuk memperkuat ketahanan dan pertumbuhan ekonomi Sulbar demi mewujudkan pembangunan yang maju dan malaqbi. Saya mengharapkan tali persaudaraan dapat berlanjut dan semakin kuat demi kesejahteraan masyarakat Sulbar,” kata Enny.

Melalui kesempatan itu, Enny menyatakan, berkat peran BI bersama TPID ditingkat provinsi dan kabupaten, stabilitas harga yang diukur dalam inflasi terpantau rendah dan stabil pada 2019, dimana hingga November realisasi inflasi tercatat 1,20 persen secara tahunan.

“Pengembangan klaster pangan yang kerap menyumbang tekanan inflasi harus dilanjutkan dengan perbaikan jalur distribusi dan menjaga ekspektasi masyarakat,” tandasnya.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (Kpw BI) Sulbar, Budi Sudaryono mengatakan, ekonomi Sulbar kedepan masih tumbuh positif dengan arah perkiraan tumbuh moderat.

“Ekonomi komulatif 2019 diperkirakan tumbuh 4,7 sampai 5,1 persen yoy. Sejalan dengan pemulihan ekonomi global dan perbaikan kondisi domestik, kita optimis penguatan pertumbuhan pada 2020 volume perdagangan Sulbar diperkirakan tumbuh sebesar 4,8 sampai 5,2 persen yoy.”Kata Budi.

Dari sisi inflasi, kata Budi, BI memandang inflasi Sulbar masih stabil dan terjaga, namun kedepan diperkirakan akan menemui tantangan yang tidak mudah, seperti sejumlah kebijakan dari pemerintah pusat dan tantangan domestik yaitu fluktuasi harga hortikultura dan ikan segar.

Menghadapi tantangan tersebut, sambung Budi, perlu dilakukan antisipasi melalui empat (K) yakni, keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, komunikasi efektif dan kelancaran distribusi.

Ia menambahkan, kedepan prospek ekonomi Sulbar akan lebih baik pada 2020, apabila ada sinergi kebijakan ekonomi Sulbar antara Pemerintah daerah, BI dan berbagai otoritas terkait.

“Optimisme dan perspektif positif perlu terus kita perkuat untuk menyonsong masa depan ekonomi Sulbar yang lebih baik.”Tandasnya. (mhy)

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:22 WIB

Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB

Advertorial

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Jun 2026 - 19:21 WIB