Gol A Gong Puji ‘Mandarras’: Sulbar Cetak Tonggak Baru Gerakan Literasi Nasional

- Jurnalis

Kamis, 20 November 2025 - 09:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju – Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap program Mandarras yang digagas Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK). Menurutnya, program tersebut merupakan gebrakan luar biasa yang belum pernah ia temui di daerah lain selama menjalani perjalanan literasi dari Sabang sampai Merauke. Penegasan itu disampaikan usai bertemu Gubernur SDK di Rumah Jabatan Gubernur Sulbar, Rabu, 19 November 2025.

Gol A Gong menilai, Mandarras bukan sekadar program seremonial, melainkan langkah nyata yang menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap penguatan budaya baca dan tulis di masyarakat.

“Sabang sampai Merauke belum ada gubernur dengan Dinas Perpustakaan wilayahnya membuat satu program seperti Sulbar Mandarras. Atau di daerah lain misalnya Jawa membaca, yang mewajibkan anak sekolah membaca 20 buku. Itu baru Sulbar yang berani bergerak sejauh ini,” ujarnya.

Ia menegaskan, gagasan SDK menjadi terobosan baru di tengah banyak pejabat yang hanya menilai rendah budaya baca masyarakat tanpa menyediakan solusi. Menurutnya, Sulbar justru membuktikan bahwa peningkatan literasi harus dimulai dari kebijakan konkret.

“Di sini gubernur dan Dinas Perpustakaan Daerah membuat terobosan inovatif, bukan hanya berkomentar bahwa minat baca rendah. Ini langkah maju,” tegasnya.

Tak hanya soal Mandarras, Gol A Gong juga mengapresiasi langkah Dinas Perpustakaan Daerah yang telah mengumpulkan seluruh tulisan Gubernur Suhardi Duka dalam sebuah buku. Ia menyebut upaya tersebut sebagai tindakan progresif yang jarang dilakukan daerah lain.

“Saya rasa kolaborasi dinas perpustakaan wilayah yang berinisiatif mengumpulkan tulisan-tulisan gubernur ini kayaknya belum ada di daerah lain,” katanya.

Menurutnya, banyak kepala daerah sulit terlibat aktif dalam dunia literasi karena kesibukan pemerintahan. Namun di Sulbar, kondisi tersebut berbeda karena SDK sendiri adalah seorang penulis yang produktif, sehingga mudah mendorong ekosistem literasi bergerak lebih cepat.

“Ini menjadi milestone bagi Indonesia. Gerakan Indonesia Menulis memang harus dimulai dari kepala daerah. Gubernur Sulbar sudah memberi contoh,” jelasnya.

Dengan dukungan penuh Dinas Perpustakaan Daerah dan kepemimpinan gubernur yang memiliki latar belakang kepenulisan, Sulawesi Barat dinilai sedang membangun tonggak besar literasi nasional. Program Mandarras kini menjadi harapan baru untuk melahirkan generasi yang gemar membaca dan menulis, sekaligus mengangkat citra Sulbar sebagai provinsi pelopor literasi di Indonesia.

Berita Terkait

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat
Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:24 WIB

Satpol PP Sulbar Sisir 16 Toko di Mamuju, Peredaran Rokok Ilegal Diawasi Ketat

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru