Alarm Stunting Sulbar Menyala! 21 Ribu Balita Terancam, Pemprov Gas Pol Program PASTI PADU

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat kian mengencangkan sabuk pengaman pembangunan sumber daya manusia. Ancaman stunting yang masih menghantui puluhan ribu balita menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah untuk bergerak lebih cepat, lebih terpadu, dan lebih serius.

Berdasarkan data Status Gizi Provinsi Sulawesi Barat per November 2025, dari total 112.307 sasaran balita, baru 79.612 balita atau 75,13 persen yang telah menjalani pengukuran status gizi. Hasilnya mengungkap fakta mengkhawatirkan: sebanyak 21.713 balita atau 27,27 persen mengalami stunting. Selain itu, tercatat 4.637 balita wasting (5,82 persen) dan 14.860 balita underweight (18,67 persen).

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa angka-angka tersebut bukan sekadar statistik di atas kertas, melainkan cerminan nyata masa depan generasi Sulbar yang sedang dipertaruhkan.

“Di balik angka ini ada wajah anak-anak kita, ada harapan besar para orang tua, dan ada tanggung jawab bersama pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan. Stunting bukan hanya soal tinggi badan, tetapi menyangkut kecerdasan, produktivitas, dan daya saing generasi Sulawesi Barat di masa depan,” tegas dr. Nursyamsi, Senin (22/12/2025).

Sebagai langkah konkret, Pemprov Sulbar terus mengakselerasi Program PASTI PADU (Pencegahan dan Penanganan Stunting dan Kemiskinan Ekstrem Terpadu). Program ini dirancang sebagai gerakan kolaboratif lintas sektor yang menyasar akar persoalan stunting secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Melalui PASTI PADU, intervensi diperkuat dari hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan layanan kesehatan dasar, pemenuhan gizi ibu hamil dan balita, edukasi keluarga, hingga penguatan sistem rujukan bagi balita dengan risiko stunting tinggi.

“Penanganan stunting tidak bisa dilakukan secara parsial dan sektoral. Dibutuhkan kerja bersama lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, PKK, pemerintah desa, hingga partisipasi aktif masyarakat. Lewat PASTI PADU, kami ingin memastikan setiap anak Sulawesi Barat mendapatkan haknya untuk tumbuh sehat dan optimal,” lanjutnya.

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat optimistis, dengan penguatan program terintegrasi dan komitmen seluruh pihak, percepatan penurunan stunting dapat dicapai secara signifikan. Langkah ini sejalan dengan visi besar pembangunan daerah untuk mewujudkan Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera, sebagaimana digagas Gubernur Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga.

Stunting bukan sekadar persoalan hari ini, melainkan pertaruhan masa depan. Dan Sulawesi Barat menegaskan, tidak ada ruang untuk abai.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB