Rp3 Miliar per Desa Dikawal Ketat, Gubernur Sulbar Gandeng Kejati Awasi Koperasi Merah Putih

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat (Pemprov Sulbar) menunjukkan keseriusan penuh dalam mengamankan program strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, secara resmi menandatangani Nota Kesepakatan (MoU) bersama Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulbar, Sukarman Sumarinton, terkait sinergi pengawalan dan pengawasan pembangunan koperasi tersebut.

Penandatanganan berlangsung di Ballroom Kantor Gubernur Sulbar, Selasa, 23 Desember 2025, dan menjadi sinyal kuat bahwa dana besar yang digelontorkan negara tidak boleh disalahgunakan.

Melalui kerja sama ini, Pemprov Sulbar dan Kejati Sulbar sepakat melakukan monitoring dan pengawasan menyeluruh terhadap pelaksanaan pembangunan koperasi desa/kelurahan, yang masing-masing memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp3 miliar.

Gubernur Suhardi Duka menegaskan, pengawasan tidak hanya berhenti pada pembangunan fisik, tetapi juga menyasar pengelolaan bisnis koperasi agar anggaran benar-benar digunakan sesuai tujuan dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kemudian juga nanti kita akan awasi tentang penyelenggaraan bisnisnya, sehingga dengan demikian alokasi anggaran nanti sekitar Rp3 miliar per koperasi desa itu betul-betul dapat dimanfaatkan,” tegas Suhardi Duka.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengawalan dilakukan sejak tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga penyelesaian berbagai hambatan di lapangan, termasuk persoalan krusial seperti pengadaan dan kejelasan status lahan.

Sementara itu, Kajati Sulbar Sukarman Sumarinton memastikan institusinya siap mengawal penuh pembangunan Koperasi Merah Putih di seluruh desa dan kelurahan di Sulbar.

“Intinya kejaksaan untuk melakukan pengawalan baik dalam pembangunan gerai, pergudangan maupun perlengkapan yang lain. Koperasi Merah Putih ini kan setiap desa dan kelurahan ada, jadi harus kita kawal supaya pembangunannya lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengawasan akan dilakukan secara bersama dan berkelanjutan, guna memastikan setiap persoalan yang muncul di lapangan dapat segera diselesaikan, sekaligus mencegah potensi penyimpangan sejak dini.

Dengan adanya kolaborasi Pemprov Sulbar dan Kejati Sulbar ini, diharapkan Koperasi Merah Putih benar-benar menjadi motor penggerak ekonomi desa, bukan sekadar proyek besar tanpa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Berita Terkait

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang
Pemprov Sulbar Kejar Pinjaman Rp200 Miliar dari PT SMI untuk Percepat Pembangunan Infrastruktur
Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen
Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan
Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran
Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar
Pemprov Sulbar Bentuk Pokja Sekolah Aman dan Nyaman, Cegah Bullying hingga Putus Sekolah
Survei Terravox: Kepuasan Publik terhadap SDK Tembus 81,5 Persen
Berita ini 42 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:54 WIB

Sulbar Lampaui Rata-Rata Nasional, 62,19 Persen Desa dan Kelurahan Masuk Kategori Cepat Berkembang

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:21 WIB

Komisi II DPRD Sulbar Soroti PAD 2026 Baru 28 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:16 WIB

Pemprov Sulbar Perkuat Perlindungan Anak, Forum Anak 2026-2028 Dikukuhkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:13 WIB

Piala Dunia 2026 dan Blank Spot Sulbar, TVRI-Pemprov Cari Solusi agar Warga Tak Ketinggalan Siaran

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:51 WIB

Gubernur SDK Jamu Kepala BKN RI, Bahas Masa Depan Sulbar

Berita Terbaru

Sorot

IJS Sulbar Kecam Oknum Wartawan Diduga Ancam Narasumber

Sabtu, 6 Jun 2026 - 16:57 WIB

Hallo Polisi

Kapolda Sulbar: Lindungi Anak dari Kekerasan dan Bahaya Medsos

Sabtu, 6 Jun 2026 - 07:51 WIB