Gubernur SDK Gaspol! RSUD di 5 Kabupaten Sulbar Jadi Garda Depan Perang Stunting

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 12:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mamuju — Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), tancap gas memerangi stunting. Ia memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar untuk segera melaunching Pos Pelayanan Terpadu Rujukan Stunting di seluruh rumah sakit milik pemerintah pada lima kabupaten di Sulawesi Barat, sebagai langkah strategis mempercepat penurunan prevalensi stunting.

Perintah tegas itu disampaikan langsung oleh SDK saat melaunching Pos Operasional Pelayanan Rujukan Stunting di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Mamuju, Senin, 22 Desember 2025. Peluncuran ini menjadi tonggak awal penguatan sistem layanan kesehatan terpadu berbasis rujukan rumah sakit untuk penanganan stunting di Sulbar.

Dengan nada tegas, Suhardi Duka menekankan bahwa RSUD Mamuju tidak boleh menjadi satu-satunya rujukan. Ia meminta agar setelah Mamuju, rumah sakit pemerintah di kabupaten lain segera ditetapkan sebagai pusat rujukan stunting.

“Katakanlah di Polman, Majene, Mamasa, supaya penanganan terpadu ini berjalan sesuai dengan standar yang diciptakan oleh Provinsi Sulawesi Barat,” tegas Suhardi Duka.

Tak hanya itu, SDK juga menegaskan bahwa penanganan stunting dan kemiskinan ekstrem adalah agenda prioritas daerah yang tidak bisa ditangani secara biasa-biasa. Ia bahkan mengambil langkah politik-administratif penting dengan menunjuk Wakil Gubernur Sulbar, Salim S. Mengga, sebagai koordinator langsung lintas sektor.

“Ini bukan sekadar tanggung jawab pimpinan OPD. Saya minta kesediaan Pak Wakil Gubernur, Salim S. Mengga, yang langsung mengoordinasi, menggerakkan, dan mengarahkan agar penanganan stunting benar-benar berjalan efektif,” ujar SDK.

Langkah ini menandai keseriusan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam memerangi stunting secara terstruktur, terukur, dan terintegrasi, mulai dari tingkat layanan dasar hingga rujukan rumah sakit.

Keberadaan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) Rujukan Stunting diharapkan menjadi pusat layanan dan pendampingan komprehensif, tidak hanya bagi balita dan ibu hamil, tetapi juga keluarga berisiko stunting. Layanan ini mengintegrasikan intervensi spesifik gizi, sensitif gizi, hingga pendampingan berkelanjutan berbasis data dan rujukan medis.

Tidak sekadar memberi edukasi, pos rujukan ini dirancang untuk mengkoordinasikan seluruh sumber daya—kesehatan, sosial, hingga penanganan kemiskinan ekstrem—demi satu tujuan besar: mewujudkan generasi Sulawesi Barat yang sehat, kuat, dan bebas stunting.

Dengan komando langsung gubernur dan wakil gubernur, Sulbar kini memasuki babak baru perang melawan stunting—lebih terarah, lebih serius, dan tak lagi setengah-setengah.

Berita Terkait

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah
PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan
Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda
Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan
Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata
Bapenda Sulbar Gencarkan Pengawasan Rokok Ilegal, Pedagang Diimbau Waspada!
Lawan Penipuan Digital, Pemprov Sulbar Luncurkan Scam Ready ASEAN!
Sulbar Jajaki Kerja Sama dengan Amerika Serikat, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Mulai 25 Oktober, Wings Air Terbang Pagi dari Mamuju, Koneksi ke Makassar Makin Mudah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:02 WIB

PAW Anggota DPRD Pasangkayu Dibahas, Biro Kesra Sulbar Pastikan Proses Sesuai Aturan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 15:59 WIB

Biro Pemkesra Sulbar Gembleng 60 Pemuda Masjid, Perkuat Mental dan Spiritual Generasi Muda

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:38 WIB

Bapenda Sulbar Gandeng Bank Sulselbar, ASN Kini Punya Opsi Kredit untuk Bayar Pajak Kendaraan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:35 WIB

Sulbar Tembus 6 Besar Nasional Digitalisasi Perlinsos, 73.230 KK Sudah Terdata

Berita Terbaru